NEWSTICKER
Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X (depan) di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Senin, 23 Maret 2020. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X (depan) di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Senin, 23 Maret 2020. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Sri Sultan Minta Warganya Hindari Keramaian

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 23 Maret 2020 15:11
Yogyakarta: Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta warganya selalu menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah merebaknya wabah virus korona covid-19. Sri Sultan mengatakan penyebaran virus korona covid-19 yang menyebabkan kondisi tak menentu bagi warga harus disikapi dengan arif.
 
"Jaga diri, jaga keluarga, jaga persaudaraan, jaga masyarakat. Dengan memberi jarak aman dan sedapat mungkin menghindari keramaian, jika memang tidak medesak betul," kata Sri Sultan di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Senin, 23 Maret 2020.
 
Dalam situasi tanggap darurat, Sri Sultan meminta warga Yogyakarta melakukan usaha keselamatan disertai berdoa dan berserah diri kepada Tuhan. Ia meminta warga berpegang pada sebuah pepatah Jawa, yakni wong sabar rejekine jembar, ngalap urip luwih berkah (orang yang sabar banyak rezeki, berharap hidup lebih bermanfaat).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Sri Sultan situasi wabah virus ini berbeda dengan bencana gempa yang mengguncang Yogyakarta 2006 silam. Saat itu proses dan dampak gempa bisa langsung dirasakan dan terlihat. Akan tetapi wabah virus korona ini tak kasat mata.
 
"Sekarang ini virus korona itu jika memasuki badan tidak bisa kita rasakan dan menyerangnya pun tak terduga. Menghadapi hal itu, kita selayaknya bisa menjaga kesehatan. Laku prihatin dan juga wajib menjalankan aturan baku dari sumber resmi yang terpercaya," jelas Sri Sultan.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif