Sejumlah pedemo yang ditangkap di Polresta Yogyakarta (menghadap belakang). Medcom.id/ahmad mustaqim
Sejumlah pedemo yang ditangkap di Polresta Yogyakarta (menghadap belakang). Medcom.id/ahmad mustaqim

4 Pedemo Tolak UU Ciptaker di Yogyakarta Jadi Tersangka

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Ahmad Mustaqim • 09 Oktober 2020 17:50
Yogyakarta: Polresta Yogyakarta menetapkan 4 pedemo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja sebagai tersangka. Jumlah total pedemo yang ditangkap 95 orang.
 
"Empat tersangka ditetapkan karena kasus perusakan pos polisi di belakang hotel Inna Malioboro," lata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Rico Sanjaya dalam konferensi pers di Mapolresta Yogyakarta, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
Empat tersangka yang Rico maksud di antaranya inisial IM, 17; SBS, 16; LAS, 16; dan CF, 19. IM, SBS, dan LAS berstatus pelajar tingkat SMA di Yogyakarta, sementara CF karyawan swasta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rico mengungkapkan, dua tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP, sedangkan dua tersangka sisanya dengan pasal percobaan perusakan.
 
Barang bukti yang disita yakni botol plastik, besi yang diduga untuk merusak pos polisi, korek api, dan ban bekas. Namun, Rico menyebut kasus masih dalam penyelidikan.
 
"Dua orang ini membawa bensin akan dibawa ke pospol (pos polisi). Diingatkan bapak-bapak untuk tidak membakar," ujar Rico.
 
Baca:620 Pedemo Surabaya Malang Dibebaskan, 14 Lainnya Jadi Tersangka
 
Rico mengatakan, 91 orang yang sempat ditangkap dibebaskan. Puluhan orang itu berasal dari kalangan mahasiswa, pelajar, hingga wiraswasta. Sementara, satu orang dari 91 yang ditangkap telah dibebaskan lebih dulu usai reaktif dari hasik rapid tes. Ia menyebut, ada tiga orang yang masih dirawar di RS Bhayangkara Polda DIY.
 
"Yang kami bebaskan akan diserahkan ke orang tua. Yang masih pelajar akan dipanggilkan kepala sekolahnya untuk penjemputan," kata dia.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif