Ilustrasi warga sedang kerja bakti membangun jalan desa di Jepara, Jawa Tengah. Medcom.id/ Rhobi Shani
Ilustrasi warga sedang kerja bakti membangun jalan desa di Jepara, Jawa Tengah. Medcom.id/ Rhobi Shani

Penyaluran Dana Desa Jepara Mengalami Keterlambatan

Nasional dana desa
Rhobi Shani • 08 November 2019 14:20
Jepara: Tahun ini Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mendapat gelontoran dana desa sebanyak Rp234 miliar. Dana tersebut sudah disalurkan sebanyak Rp140 miliar pada tahap I dan II namun baru terserap Rp114 miliar.
 
Kepala Bidang Peguatan Lembaga Masyarakat dan Desa pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara, Ferry Yudha Adi Darma, mengatakan sisa dana desa akan disalurkan pada tahap III.
 
"Untuk penyaluran tahap III ini ada keterlambatan dari kas pusat ke kas umum daerah," kata Ferry di Jepara, Jumat, 8 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ferry menjelaskan penyaluran tahap III semestinya sudah dilakukan pada Agustus. Namun lantaran keterlambatan laporan penyerapan anggaran minimal 75 persen dari anggaran yang sudah disalurkan belum tercapai, sehingga penyaluran tahap III molor.
 
"Serapan minimal 75 persen itu baru bisa dicapai Oktober kemarin. Kalau sampai saat ini penyerapan sudah 81 persen," jelas Ferry.
 
Desa yang serapan dana desa tahap I dan II belum 75 persen, Ferry mencontohkan, yaitu Desa Kedungmalang da Desa Kalianyar Kecamatan Kedung. Sampai saat ini serapan dana desa Desa Kedungmalang baru mencapai 73,13 persen. Kemudian Desa Kalianyar serapan dana desa tahap I dan II baru 69,46 persen.
 
"Keterlambatan ini salah satu kerena kemarin 136 desa di Jepara menggelar Pilpet (pemilihan petinggi atau kepala desa). Ada juga yang pemilihan BPD (Badan Permusyawaratan Desa)," pungkas Ferry.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif