Suasana rapat bersama FKPD Sumsel dan Satgas Karhutla terkait penanganan karhutla di wilayah Sumsel. (Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo)
Suasana rapat bersama FKPD Sumsel dan Satgas Karhutla terkait penanganan karhutla di wilayah Sumsel. (Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo)

Status Siaga Karhutla Sumsel Diperpanjang 20 Hari

Nasional Kebakaran Lahan dan Hutan
Gonti Hadi Wibowo • 08 November 2019 11:31
Palembang: Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memperpanjang status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 20 hari hingga 30 November 2019. Satgas Karhutla pun akan kembali ke lokasi kebakaran untuk meninjau kondisi di lapangan.
 
“Pada 1 Desember 2019 status darurat karhutla otomatis akan berakhir,” kata Herman, Jumat, 8 November 2019.
 
Herman mengatakan perpanjangan status tanggap darurat karhutla lantaran anomali cuaca yang di luar perkiraan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Setelah personel kita sudah ditarik tiba-tiba titik hotspot (titik pana) muncul kembali. Ternyata di lahan gambut itu menyala lagi apinya meski sudah diguyur hujan,” ujarnya.
 
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel juga telah menyiapkan anggaran tambahan mengakomodasi status siaga bencana di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Penukal Abab Lematang Ilir, dan Ogan Ilir.
 
“Kami tidak bisa mengandalkan dana dari pusat saja, yang pasti jumlah anggarannya itu yang dikucurkan nanti dengan standar BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Kami mengimbau personel satgas tidak meninggalkan lokasi saat api belum padam,” pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif