Mahasiswa prodi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kampanye untuk mengurangi penggunaan sampah plastik di Kota Malang, Jawa Timur, Senin, 9 September 2019. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq
Mahasiswa prodi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kampanye untuk mengurangi penggunaan sampah plastik di Kota Malang, Jawa Timur, Senin, 9 September 2019. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq

Mahasiswa di Malang Kampanyekan Diet Plastik

Nasional sampah lingkungan hidup
Daviq Umar Al Faruq • 09 September 2019 13:24
Malang: Mahasiswa prodi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik. Kampanye ditujukan kepada anak-anak di Kampung Sinau, Cemorokandang, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur.
 
Wakil Ketua Perpustakaan Kampung Sinau, Wenty mengatakan kampanye anti kantong plastik melalui penggunaan kantong berbahan kain atau totebag ini bertemakan Revitalisasi Gerakan Berliterasi, Bersosial, dan Berbudaya.
 
"Kampanye dilakukan sejak 5-6 September 2019 kemarin, anak-anak menjadi target kampanye peduli lingkungan ini," kata Wenty di Kota Malang, Jawa Timur, Senin, 9 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wenty menjelaskan kampanye ini merupakan tugas praktikum mahasiswa UMM. Salah satu poin kampanye adalah dengan mengajak anak-anak menggunakan totebag atau kantong berbahan kain yang dapat digunakan berkali-kali.
 
Berbeda dengan totebag pada umumnya, mahasiswa UMM bersama Komunitas Kampung Sinau memberikan sentuhan seni pada desain, gambar juga tulisan.
 
Sementara, untuk gambarnya mahasiswa menggunakan teknik cukil. Tulisannya menggunakan tiga bahasa yaitu bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Menurut Wenty teknik cukil dipilih karena mudah saat pengaplikasiannya ke media totebag yang bakal dilukis dan ditulis.
 
Tidak hanya itu, teknik cukil juga dipilih lantaran mempermudah anak-anak dalam membuatnya.
 
"Kegiatan ini merupakan sebuah gerakan kepedulian kami terhadap bahaya sampah plastik. Sekaligus mengajak masyarakat terutama anak-anak untuk menyebarkan semangat mengurangi kantong plastik," pungkas Wenty.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif