Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Warga Palu Diimbau Tidak Berpesta Tahun Baru

Nasional perayaan tahun baru
Antara • 04 Desember 2019 12:05
Palu: Pemerintah Kota Palu mengimbau warga tidak pesta pora saat malam pergantian tahun 2019 ke 2020, di Palu, Sulawesi Tengah. Alasan utama larangan untuk menjaga perasaan korban bencana yang masih berduka hingga kini.
 
"Diimbau tidak menjual miras (minuman beralkohol) dan petasan, merayakan malam tahun baru dengan kegiatan konvoi kendaraan," ujar Sekretaris Daerah Pemkot Palu Asri saat memimpin rapat koordinasi menyambut tahun baru 2020 di Palu, melansir Antara, Rabu, 4 Desember 2019.
 
Dia menegaskan penjualan dan penggunaan petasan, kembang api, dan memutar musik dilarang di tempat umum. Alasannya, kata dia, untuk menjaga perasaan korban gempa, tsunami, dan likuefaksi setahun lalu yang masih berduka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk warga beragama Islam diimbau mengisi malam pergantian tahun dengan zikir, doa bersama dan ceramah. Untuk warga nonmuslim agar melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing di malam pergantian tahun," imbuhnya.
 
Dia menekankan pemilik apotek dan toko obat tidak menjual alat kontrasepsi secara bebas, untuk mencegah seks bebas. Dia menilai seks bebas marak terjadi setiap memasuki malam pergantian tahun.
 
"Kami akan mengeluarkan dan menyebarluaskan surat edaran berisi keputusan mengenai hal tersebut," ujarnya.
 
Dia melanjutkan Satpol PP dan kepolisian bakal merazia dan menertibkan pihak yang tetap melakukan kegiatan terlarang. Dengan begitu, kata dia, keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
 
Pemkot Palu akan mengisi malam pergantian tahun dengan zikir bersama. Acara tersebut digelar di dua lokasi, yakni Lapangan Vatulemo dan puncak Gunung Salena.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif