Dua warga menuntun sepeda motornya saat melintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Senin (23/5/2022) yang dilanda banji rob dengan ketinggian 125-200 cm. ANTARA/HO-Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas.
Dua warga menuntun sepeda motornya saat melintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Senin (23/5/2022) yang dilanda banji rob dengan ketinggian 125-200 cm. ANTARA/HO-Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas.

Banjir Rob Pesisir Kota Semarang Diprediksi Hingga 25 Mei

Mustholih • 23 Mei 2022 19:44
Semarang: Banjir rob yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, terjadi akibat tingginya air pasang di pesisir Utara Jawa Tengah dan gelombang laut setinggi 1,25-2,5 meter. Banjir rob diperkirakan mulai surut pada pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB.
 
"Berdasarkan prakiraan, hari ini pasang akan terjadi sampai pukul 17.00 WIB dan mulai surut pukul 18.00 hingga 22.00 WIB," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Retno Widyaningsih, dalam keterangan tertulis, Semarang, Jateng, Senin, 23 Mei 2022.
 
Menurut Retno, banjir rob mulai terjadi pada pukul 15.00 WIB. Sebenarnya, kata Retno, sejumlah daerah di Jateng selain Semarang juga terdampak banjir rob. "Terjadi rob juga di pesisir di Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Demak, Pati, dan  Rembang," ujar Retno menegaskan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ribuan Pekerja Sempat Terjebak Saat Tanggul Pesisir Kota Semarang Jebol
 
Hasil analisis cuaca sementara, kata Retno, banjir rob terjadi karena peristiwa perigee, yakni, jarak bumi dan bulan pada posisi terdekat, gelombang tinggi di perairan utara laut Jawa yang mencapai 2,5 meter, dan kondisi akhir Syawal di mana masa itu adalah mendekati fase puncak pasang.
 
"Hari ini, pukul 16.00 WIB tercatat tinggi pasang 210 centimeter," jelas Retno.
 
Retno mengingatkan banjir rob diperkirakan bakal berlangsung hingga 25 Mei 2022. "Kepada masyarakat dan instansi yang terkait agar tetap waspada terhadap terjadinya kejadian banjir rob ekstrem yang diprakirakan akan terjadi sampai dengan 25 Mei 2022," tegas Retno.

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif