Tim Pakar Satgas Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku Turro Wongkaren dalam diskusi virtual Satgas Covid-19
Tim Pakar Satgas Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku Turro Wongkaren dalam diskusi virtual Satgas Covid-19

Yang Mau Dites Covid-19, Mereka adalah Pahlawan

Medcom Files
M Rodhi Aulia • 24 November 2020 15:54
TIDAK semua orang mau dites covid-19. Meski woro-woro sangat kencang dilakukan. Jika tidak mengalami gejala apapun, tidak lantas semua orang punya niat untuk itu.
 
Orang-orang yang enggan dites, akan mau dites jika dalam keadaan terpaksa. Apakah karena kewajiban atas dirinya atau karena merasakan gejala-gejala covid.
 
Tim Pakar Satgas Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku Turro Wongkaren memahami hal itu. Setidaknya terdapat beberapa penyebab keengganan untuk dites.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Dari segi ekonomi misalnya. Dia takut kalau dites hasilnya positif. Gimana? Bisa jadi dia enggak boleh masuk kantor. Khususnya di kalangan bawah. Mereka tidak bisa kerja. (Kalau tidak bisa kerja) nanti keluarganya makan apa?," kata Turro dalam sebuah diskusi yang juga disiarkan kanal Youtube medcom.id, Selasa 24 November 2020. Kemudian persoalan kenyamanan. Turro menilai keengganan dites lantaran khawatir ketika berada di rumah sakit atau fasilitas kesehatan terkait. Mereka khawatir akan terpapar covid-19 saat antre.
 
Kemudian dari sisi stigma. Orang-orang seperti itu belum siap menerima penilaian orang lain di sekitarnya.
 
"Orang takut kalau dia positif atau reaktif. (Nanti) apa kata orang. Bagaimana kalau saya dikucilkan keluarga besar atau lainnya," ungkap Turro.
 
Turro menjadikan daftar penyebab ketidaksudian ini sebagai perhatian. Turro menawarkan cara pandang baru agar semua orang mau dites covid-19.
 
Turro mendorong agar mereka yang mau dites covid-19 diberi label pahlawan. Pasalnya dengan tes covid, secara tidak langsung, mereka menyelamatkan orang banyak di sekitarnya. Terkhususnya para OTG (orang tanpa gejala).
 
"Kalau orang dites, itu untuk saya, adalah pahlawan. Karena dia berani menaruh dirinya, untuk ada kemungkinan dia mengalami hal-hal negatif (seperti tidak bisa kerja, terkena stigma dan lain-lain), tapi toh dia tahu ini (tes covid-19) untuk kepentingan masyarakat," ungkap Turro.
 
Kasubbid Tracking Satgas Covid-19 Kusmedi Priharto mengaku pihaknya sudah mencoba mengubah cara pandang negatif terkait tes covid. Cara pandang itu lantaran masyarakat tidak mendapatkan pencerahan yang benar.
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif