Ebrahim Raisi melambaikan tangannya dalam pilpres Iran pada Jumat, 18 Juni 2021. (ATTA KENARE / AFP)
Ebrahim Raisi melambaikan tangannya dalam pilpres Iran pada Jumat, 18 Juni 2021. (ATTA KENARE / AFP)

Dua Capres Iran Mengaku Kalah dari Anak Didik Ayatollah Ali Khamenei

Internasional politik iran Iran Garda Revolusi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Willy Haryono • 19 Juni 2021 13:53
Teheran: Dua kandidat calon presiden Iran mengakui kekalahan dari anak didik Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei meski badan elektoral belum mengumumkan hasil resmi pilpres. Mantan Direktur Bank Sentral Abdolnasser Hemmati dan bekas komandan Garda Revolusioner Mohsen Rezaei telah mengucapkan selamat kepada Ebrahim Raisi pada Sabtu, 19 Juni 2021.
 
Ucapan selamat disampaikan keduanya meski badan elektoral masih melanjutkan penghitungan suara hingga saat ini.
 
Sejumlah survei dan analis mengindikasikan bahwa Raisi merupakan tokoh terdepan dalam pilpres Iran 2021. Ia adalah tokoh garis keras Iran yang berada di bawah sanksi ekonomi Amerika Serikat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:  Anak Didik Ayatollah Ali Khamenei Paling Dijagokan dalam Pilpres Iran
 
Sabtu ini, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa sosok penerusnya telah terpilih, walau tidak menyebut nama Raisi.
 
"Saya mengucapkan selamat kepada rakyat atas pilihan mereka," kata Rouhani, dilansir dari laman TOI. "Ucapan resmi dari saya akan disampaikan nanti, tapi kita semua sudah tahu siapa yang telah mendapat cukup suara dalam pilpres ini," sambungnya.
 
Melalui Instagram, Hemmati mengucapkan selamat kepada Raisi pada Sabtu pagi. "Saya berharap pemerintahan Anda nantinya dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat," ungkapnya.
 
Sementara Rezaei melayangkan ucapan selamatnya dengan memuji Khamenei dan masyarakat Iran atas partisipasi dalam pilpres.
 
"Saudara saya, Ayatollah Dr. Seyyed Ebrahim Raisi, menjanjikan pembentukan pemerintahan kuat untuk menyelesaikan masalah-masalah negara," tutur Rezaei.
 
Hingga Jumat malam kemarin, tingkat partisipasi warga Iran jauh lebih rendah dari pilpres sebelumnya di tahun 2017.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif