Warga Palestina bertahan saat diserang oleh pasukan Israel di Komplek Masjid Al-Aqsa. Foto: AFP
Warga Palestina bertahan saat diserang oleh pasukan Israel di Komplek Masjid Al-Aqsa. Foto: AFP

Pengaruh Kuat Yahudi Jadi Alasan AS Bungkam Soal Palestina-Israel

Internasional Palestina israel palestina Gaza Israel hamas
Marcheilla Ariesta • 13 Mei 2021 08:01
Jakarta: Serangan Israel ke Palestina kian memanas setiap harinya. Kekerasan beberapa hari terakhir bermula ketika tentara Israel melakukan penyerangan terhadap warga Palestina.
 
"Tindakan-tindakan yang dilakukan Israel melanggar hak asasi manusia, sangat tidak berperikemanusiaan," ucap Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana dalam wawancara bersama PPI UK, Rabu, 12 Mei 2021.
 
Baca: Total 40 Orang Tewas dalam Bentrok Israel-Hamas di Gaza.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan 'kekurangajaran' Israel ini salah satu faktornya adalah dukungan dari Amerika Serikat (AS). Menurut Hikmahanto, lobi-lobi Yahudi di AS sangat membantu negara itu, sehingga akhirnya Negeri Paman Sam memberikan dukungannya.
 
"Kita tahu bahwa warga negara AS keturunan Yahudi menguasai ekonomi di Amerika Serikat, sehingga siapapun presiden di AS, ia tidak akan mengambil tindakan yang sangat drastis untuk membela kepentingan dari rakyat Palestina," serunya.
 
Ini menjadi alasan AS diam ketika negara lain mengecam aksi Israel pada Palestina. Meski demikian, ia tetap berharap AS akan mengambil tindakan pada konflik yang eskalasinya terus meningkat setiap harinya.
 
Beberapa pekan terakhir telah terjadi peningkatan tajam dalam ketegangan dan kekerasan di Tepi Barat yang diduduki, terutama di Yerusalem Timur. Ini dilakukan karena penggusuran keluarga Palestina dari rumah mereka demi pemukim Israel.
 
Pasukan keamanan Israel menggunakan kekuatan yang tidak proporsional ada Jumat lalu dengan menyerang jemaah di dalam Masjid Al-Aqsa. Mereka juga menembakkan peluru berlapis karet, gas air mata, dan granat setrum.
 
Baca: RI Desak DK PBB Ambil Langkah Nyata atas Pelanggaran Israel.
 
Total korban tewas dalam bentrokan tentara Israel dan Hamas di Jalur Gaza mencapai 40 jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari 35 warga Palestina dan lima warga Israel.
 
Dari total korban tewas di Palestina, 10 diantaranya adalah anak-anak. Sedangkan di Israel tiga perempuan dan seorang anak dilaporkan meninggal akibat serangan roket.
 
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan lebih dari 200 orang terluka.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif