Presiden Ethiopia, Abiy Ahmed. Foto: BBC News.
Presiden Ethiopia, Abiy Ahmed. Foto: BBC News.

PM Ethiopia Tolak Dialog dengan Pemimpin di Tigray

Internasional konflik ethiopia Konflik Tigray
Marcheilla Ariesta • 28 November 2020 21:17
Addis Ababa: Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed menolak dialog dengan para pemimpin wilayah Tigray. Ia memilih melakukan pertemuan dengan tiga utusan khusus Uni Afrika.
 
Padahal kepada para utusan, Abiy mengatakan dia bersedia berbicara dengan perwakilan di wilayah tersebut.
 
Pertemuan Abiy dan utusan khusus Uni Afrika terjadi ketika warga melarikan diri dari ibu kota Tigrayan, Makelle. Warga takut akan ada serangan setelah Abiy mengumumkan 'fase akhir' dari konflik yang sudah terjadi tiga pekan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketiga utusan Uni Afrika adalah Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, mantan Presiden Mozambik Joaquim Chissano, dan mantan Presiden Afrika Selatan Kgalema Motlanthe.
 
Ketiga utusan Uni Afrika ini datang ke Ethiopia dengan tujuan menghentikan konflik. Namun, juru bicara Uni Afrika, Ebba Kalondo tidak menjelaskan jika mereka akan bertemu dengan pemimpin TPLF, yang menguasai Tigray.
 
"Perdana Menteri menghargai kepedulian utusan Uni Afrika. Mereka mengatakan bahwa pemerintah Ethiopia harus menegakkan supremasi hukum di Tigray," kata kantor perdana menteri, dilansir dari Al Jazeera, Sabtu, 28 November 2020.
 
"Jika gagal, maka akan memelihara budaya impunitas yang menjadi kerugian bagi kelangsungan negara ini," imbuh mereka.
 
Abiy merupakan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian tahun lalu. Ia menolak campur tangan internasional dalam konflik ini.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif