Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto: AFP.
Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto: AFP.

Presiden Iran: Kematian Fakhrizadeh Tak akan Hentikan Program Nuklir

Internasional nuklir iran pembunuhan iran israel
Marcheilla Ariesta • 28 November 2020 21:35
Teheran: Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan akan membalas atas kematian ilmuwan nuklir mereka. Ia menegaskan, jika kematian Mohsen Fakhrizadeh tidak akan menghentikan program nuklir Iran.
 
"Kami akan menanggapi pembunuhan Fakhrizadeh pada waktu yang tepat," seru Rouhani, dilansir dari Channel News Asia, Sabtu, 28 November 2020.
 
"Iran lebih pintar daripada jatuh ke dalam perangkap Zionis. Mereka berpikir untuk menciptakan kekacauan," tegasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iran menuding Israel sebagai otak dibalik pembunuhan Fakhrizadeh. Ia menegaskan kematian Fakhrizadeh tidak akan menghentikan program nuklir mereka, malahan Iran telah melanjutkan eksperimennta.
 
Saat ini, Teheran memperkaya pengayaan uranium hingga 4,5 persen.
 
Fakhrizadeh dianggap sebagai ilmuwan yang berada dibalik program nuklir Iran. Para analis membandingkannya dengan Robert Oppenheimer, ilmuwan yang memimpin Proyek Manhattan AS dan menciptakan bom atom dalam Perang Dunia II.
 
Teheran menyebut ilmuwan mereka tewas dalam penyergapan ala militer yang direncanakan dengan cermat. Media Iran melaporkan ada sebuah truk tua dengan bahan peledak disembunyikan di bawah tumpukan kayu dan meledak dekat sedan yang dibawa sang ilmuwan.
 
Saat sedan Fakhrizadeh berhenti, setidaknya lima pria bersenjata muncul dan memberondong mobil dengan tembakan cepat. Fakhrizadeh meninggal di rumah sakit setelah dokter dan paramedis mencoba menyelamatkannya.
 
Tak hanya Fakhrizadeh, pengawalnya pun terluka dalam insiden tersebut.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif