PM Lebanon Hassan Diab. (Foto: AFP)
PM Lebanon Hassan Diab. (Foto: AFP)

PM Lebanon Meminta Bantuan ke Semua Negara

Internasional Ledakan Lebanon
Willy Haryono • 05 Agustus 2020 14:56
Beirut: Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab meminta semua negara dan sahabat Lebanon untuk menyalurkan bantuan ke negaranya. Pernyataan disampaikan dalam pidato singkat di televisi, usai terjadinya ledakan dahsyat di area Pelabuhan Beirut pada Selasa 4 Agustus.
 
Ledakan dari gudang berisi bahan kimia amonium nitrat itu disebut-sebut telah menewaskan 100 orang dan melukai lebih dari 4.000 lainnya.
 
"Kami sedang mengalami bencana nyata di sini," ujar PM Hassan, dilansir dari laman Guardian, Rabu 5 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menekankan kembali tekadnya untuk mencari pihak yang bertanggung jawab atas ledakan di Pelabuhan Beirut. Dalam pidatonya, ia tidak menyebutkan mengenai penyebab pasti ledakan.
 
Baca:Qatar, Irak dan Kuwait Kirim Bantuan ke Lebanon
 
Sebelumnya, Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan bahwa ledakan berasal dari 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di area Pelabuhan Beirut selama lebih kurang enam tahun.
 
Menurut laporan beberapa media lokal, sebagian besar korban tewas adalah petugas pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan kobaran api di area pelabuhan.
 
Para pemimpin global telah menyampaikan belasungkawa mendalam atas ledakan di Lebanon. Sejumlah pemimpin dari kawasan Amerika Latin juga sudah menyampaikan ucapan duka.
 
Presiden AS Donald Trump menjadi salah satu pemimpin dunia yang merespons ledakan di Lebanon. Berbeda dari tokoh global lainnya, Trump menyebut ledakan di Beirut "terlihat seperti sebuah serangan mengerikan" yang mungkin diakibatkan "semacam bom."
 
Sejumlah pejabat Lebanon telah mengkritik pernyataan Trump tersebut.
 
(WIL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif