Pengunjung mencoba motor listrik buatan Indonesia di pameran FIDAK di Dakar, Senegal. (KBRI Dakar)
Pengunjung mencoba motor listrik buatan Indonesia di pameran FIDAK di Dakar, Senegal. (KBRI Dakar)

Produk Indonesia Curi Perhatian di Pameran Dagang Terbesar Senegal

Internasional Produk Dalam Negeri indonesia-senegal KBRI Dakar
Willy Haryono • 08 Desember 2021 20:33
Dakar: Produk-produk Indonesia yang dipamerkan pada "Foire Internationale de Dakar" (FIDAK) berhasil menarik perhatian para pengunjung pameran. Dalam pameran dagang internasional terbesar di Senegal tersebut, Indonesia memamerkan produk motor listrik "GES?ITS" dan mesin pertanian "QUICK."
 
Pameran tersebut bertempat di CICES, Dakar, yang berlangsung pada tanggal 7 hingga 20 Desember 2021.
 
"Fasilitasi kepada perusahaan Indonesia diberikan, mengingat besarnya peluang ekspor produk Indonesia khususnya ke Senegal dan wilayah Afrika Barat sekitar lainnya," ujar Duta Besar Indonesia untuk Senegal, Dindin Wahyudin, dalam keterangan tertulis di situs Kemenlu RI, Rabu, 8 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain itu, partisipasi Indonesia pada FIDAK juga bertujuan untuk memperkenalkan Indonesia secara lebih luas kepada masyarakat Afrika, antara lain seperti perihal keketuaan Indonesia di G20, potensi kekayaan alam dan budaya, kemajuan teknologi industri strategis hingga industri e-commerce Indonesia," sambungnya.
 
Tahun ini, pameran FIDAK mengusung tema "Promosi Agrobisnis dalam rangka Mendukung Ketahanan Ekonomi dan Sosial." Sementara tema yang diusung Pavilliun KBRI Dakar adalah "Wonderful Indonesia."
 
Sejumlah produk Indonesia lainnya yang turut dipromosikan antara lain pesawat terbang CN 235, pupuk bio, farmasi, makanan dan minuman olahan hingga produk UMKM seperti pakaian batik serta kuliner Indonesia. Di hari pembukaan, tercatat transaksi pemesanan tiga motor listrik GESITS dan pembelian produk makanan dan minuman serta obat-obatan oleh para pengunjung.
 
Baca:  Pesawat CN235-220 MPA Buatan PT DI Tiba di Senegal
 
"Dengan kualitas dan harga yang bersaing, produk Indonesia berpotensi besar untuk sukses di pasar Afrika Barat. Terlebih adanya sertifikasi halal pada produk makanan dan minuman olahan Indonesia, yang semakin memperkuat daya saing untuk pasar kawasan dengan mayoritas penduduk Muslim ini," ujar Dubes Dindin.
 
Lima belas perusahaan Indonesia telah berpartisipasi dalam pameran FIDAK ke-29 ini. Adapun perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi secara langsung antara lain PT Spotalindo Mitra Utama, PT WIMA, dan PT Laila Ndiaye Prima. Sebagian perusahaan lain yang berpartisipasi secara virtual antara lain PT Sidomuncul Tbk., PT Dirgantara Indonesia, PT PINDAD, PT Karya Hidup Sentosa, CV Cimandala Makmur Sejahtera, PT Bahana Selaras, PT Rodamas Inti Internasional, PT Mayora Indah, Afifarma, PT Don Artha Makmur, PT Serena Sejahtera dan Tirta Ayu Spa.
 
Diharapkan melalui partisipasi FIDAK kali ini, KBRI Dakar dapat semakin memperkenalkan kemajuan dan potensi besar Indonesia kepada masyarakat Afrika Barat. Tidak hanya di bidang ekonomi, namun juga teknologi, pendidikan, budaya hingga pariwisata.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif