Sistem pertahanan rudal Iron Dome milik Israel halau serangan roket dari Gaza. Foto: AFP
Sistem pertahanan rudal Iron Dome milik Israel halau serangan roket dari Gaza. Foto: AFP

Roket dari Gaza Hantam Israel Usai Penemuan Terowongan Rahasia

Internasional jalur gaza palestina israel
Fajar Nugraha • 21 Oktober 2020 08:08
Gaza: Tentara Israel mengatakan sebuah roket ditembakkan dari Gaza ke Israel pada Selasa malam. Serangan dilakukan setelah adanya penemuan terowongan yang menyusup ke Israel dari wilayah Palestina.
 
“Sebuah roket ditembakkan dari Jalur Gaza menuju wilayah Israel dan dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome,” sebut pernyataan Israel Defense Force (IDF), seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu 21 Oktober 2020.
 
Sirene serangan udara terdengar di Israel selatan dekat Jalur Gaza, yang dikendalikan oleh kelompok Islam Hamas. Tidak ada klaim tanggung jawab langsung dalam serangan ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanya beberapa jam sebelumnya, tentara Israel mengumumkan telah menemukan pada Selasa sebuah terowongan yang melintasi "puluhan meter ke Israel dari Gaza". “Terowongan itu berasal dari Jalur Gaza selatan, dari daerah Khan Yunis," kata IDF.
 
Juru bicara militer Jonathan Conricus mengatakan terowongan itu melanggar kedaulatan Israel. Dia mengatakan Israel tidak tahu siapa yang menggali terowongan itu, tetapi menganggap Hamas bertanggung jawab atas semua aktivitas di kantung Palestina.
 
Terowongan itu ditemukan berkat sensor bawah tanah di dekat perbatasan. Namun tidak ada ancaman terhadap komunitas Israel di dekatnya.
 
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Israel akan "terus mengambil tindakan tegas terhadap setiap upaya untuk menyerang kedaulatan kami atau warga negara kami."
 
“Pihak berwenang telah menemukan sekitar 20 terowongan yang berasal dari Gaza sejak 2014,” kata Conricus.
 
Pada Agustus, militan di Jalur Gaza meluncurkan serangkaian balon pembakar dan serangan roket ke Israel, yang merespons dengan serangan udara di daerah kantong tersebut. Hamas dan Israel mencapai kesepakatan pada akhir bulan untuk menghentikan permusuhan, meskipun serangan terus berlanjut.
 
Kesepakatan itu, yang dimediasi oleh Qatar, bertujuan untuk mengembalikan gencatan senjata yang ditengahi Mesir. Serangan roket terakhir yang dilaporkan dari Gaza terjadi pada 16 Oktober.
 
Israel telah berperang tiga kali dengan Hamas sejak 2008 dan terjadi banyak gejolak. Jalur Gaza yang miskin dan padat penduduk telah berada di bawah blokade Israel yang melumpuhkan sejak 2007, setelah Hamas mengambil alih daerah kantung pesisir itu.

 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif