Pasukan Israel kerap melakukan kekerasan terhadap warga Palestina. Foto: AFP
Pasukan Israel kerap melakukan kekerasan terhadap warga Palestina. Foto: AFP

Tewas Diserang Pasukan Israel, 3 Warga Palestina Sempat Lakukan Perlawanan

Internasional Palestina israel palestina Israel
Marcheilla Ariesta • 10 Juni 2021 16:24
Tel Aviv: Warga Palestina yang tewas dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel, sempat melakukan perlawanan. Mereka yang tewas diketahui tengah melakukan jaga malam.
 
Pasukan Israel membunuh tiga warga Palestina dalam serangan Kamis, 10 Juni 2021 pagi di kota Jenin, Tepi Barat. Seorang lagi dilaporkan terluka.
 
Baca: Tiga Warga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut kantor berita resmi Palestina, WAFA, pasukan keamanan mereka melakukan perlawanan terhadap tentara Israel.
 
"Letnan Ethem Aleyvi dan Captain Taysir Isa bekerja untuk dinas intelijen militer, dan Cemil Mahmud al-Amuri adalah seorang Palestina yang sebelumnya pernah menjalani hukuman di penjara Israel," kata kantor berita tersebut, dikutip oleh Anadolu Agency.
 
Warga Palestina yang terluka, juga dari unit keamanan. Saat ini ia dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
 
"Aleyvi dan Isa tewas saat tengah melakukan jaga malam," ucap Direktur Dinas Intelijen Militer Palestina, Kolonel Talib Salahat.
 
Seorang pejabat keamanan Israel mengatakan kepada AFP bahwa pasukan khusus berada di Jenin berusaha "untuk menangkap dua pejuang yang telah melakukan serangan penembakan".
 
Seorang pejabat keamanan Israel kedua mengatakan kepada AFP, Amuri adalah anggota kelompok militan Jihad Islam yang dicurigai melakukan serangkaian serangan penembakan yang menargetkan tentara Israel dalam beberapa bulan terakhir.
 
“Anggota Jihad Islam lainnya yang dicurigai ikut serta dalam serangan itu, Wissam Abu Zeid, terluka dalam insiden yang sama,” kata pejabat Israel itu.
 
Kepresidenan Palestina mengutuk operasi Israel. Juru Bicara Nabil Abu Rudeina menyebutnya sebagai "pelanggaran hukum internasional" yang akan membawa eskalasi berbahaya”.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif