Korban penyerangan kapak dan pisau di Tel Aviv, Israel./AFP
Korban penyerangan kapak dan pisau di Tel Aviv, Israel./AFP

Pasukan Israel Cari Pelaku Serangan Kapak di Tel Aviv

Internasional Palestina israel palestina Israel
Marcheilla Ariesta • 06 Mei 2022 20:17
Tel Aviv: Pasukan Israel mencari pelaku serangan kapak dan pisau di dekat Tel Aviv. Serangan tersebut menewaskan tiga warga Israel sebelum mereka melarikan diri dengan kendaraan.
 
Polisi mengatakan, mereka memburu dua tersangka berusia 19 dan 20 tahun. Keduanya dilaporkan dari kota Jenin di Tepi Barat.
 
Menurut saksi, dua pria melompat dari mobil mengayunkan kapak ke orang yang lewat, menewaskan tiga orang dan melukai empat orang, satu kritis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Polisi meminta masyarakat untuk memberikan informasi tentang para tersangka setelah mempublikasikan foto dan nama mereka.
 
"Kami akan menangkap teroris dan lingkungan yang mendukung mereka, dan mereka akan membayar harganya," kata Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, dikutip dari Al Jazeera, Jumat, 6 Mei 2022.
 
Petugas medis menggambarkan pemandangan mengerikan di Elad. Alon Rizkan dari layanan tanggap darurat Magen David Adom mengatakan, serangan tersebut mengerikan.
 
Ia menambahkan melihat seorang pria 40 tahun terbaring tewas di dekat bundaran. Sedangkan pria lainnya tidak sadarkan diri di taman yang bersebelahan.
 
Baca juga: Gunakan Kapak, Penyerang Tewaskan Tiga Orang dalam Insiden di Israel
 
Seorang pria, kata dia, terluka di sebelah yang lainnya di taman. Kedua pria di taman itu kemudian meninggal karena luka-lukanya.
 
Penyerangan ini terjadi di Hari Kemerdekaan Israel, menambahk beberapa serangan mematikan di dalam negeri selama dua pekan terakhir.
 
Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang pemerintahannya mengelola zona otonom di Tepi Barat yang diduduki Israel dan bekerja sama dengan Israel dalam bidang keamanan, mengutuk serangan itu.
 
"Pembunuhan warga sipil Palestina dan Israel hanya menyebabkan lebih banyak kerusakan pada saat kita semua mencoba untuk mencapai stabilitas dan mencegah eskalasi," pungkasnya dikutip kantor berita WAFA.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif