Zaitun merupakan komoditi utama dari para petani Palestina. Foto: AFP
Zaitun merupakan komoditi utama dari para petani Palestina. Foto: AFP

Pemukim Israel Hancurkan 300 Pohon Zaitun Milik Petani Palestina

Internasional Palestina Israel Pemukim Israel Rusak Zaitun Palestina
Fajar Nugraha • 22 Oktober 2021 14:00
Ramallah: Petani Palestina terbangun karena pemukim Israel mencabut lebih dari 300 pohon zaitun di Desa Al-Mazraa al-Garbieh, dekat kota Ramallah di Tepi Barat. Ini merupakan bagian dari serangan lanjutan mereka pada musim panen zaitun.
 
“Para petani di sana terbangun ketika melihat kebun zaitun mereka dirusak di dekat pemukiman ilegal Israel di Kerem Reim,” ujar Kepala Dewan Desa Al-Mazraa, Saade Zaqqout, kepada kantor berita WAFA.
 
“Pemukim memasang gerbang besi dan blok semen di jalan untuk mencegah petani Palestina mengakses tanah mereka,” imbuhnya dikutip dari Libyan Express, Jumat 22 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Itu terjadi ketika penduduk Palestina bersiap untuk panen zaitun tahunan. Namun para petani Palestina secara teratur dilecehkan dan diserang oleh pemukim selama musim itu.
 
Zaitun adalah sumber pendapatan utama bagi petani Palestina dan pemukim juga menargetkan tanaman, membakar pohon dan meracuni tanaman.
 
Israel telah menduduki Tepi Barat secara ilegal sejak tahun 1967, melakukan berbagai pelanggaran terhadap warga sipil Palestina.
 
Lebih dari 600.000 orang Yahudi Israel tinggal di permukiman di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur, dalam konstruksi yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.
 
Pekan lalu, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz meminta militer untuk memerangi meningkatnya serangan pemukim terhadap warga Palestina dan pasukan Israel dengan bereaksi “secara sistematis, agresif dan tanpa kompromi terhadap perilaku seperti itu”.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif