Normalisasi hubungan Israel dengan Bahrain dan UEA diresmikan di Amerika Serikat 16 September 2020. Foto: AFP.
Normalisasi hubungan Israel dengan Bahrain dan UEA diresmikan di Amerika Serikat 16 September 2020. Foto: AFP.

PM Israel, Putra Mahkota UEA Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian

Internasional Benjamin Netanyahu UEA-Israel
Fajar Nugraha • 26 November 2020 14:14
Abu Dhabi: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed Bin Zayed telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian 2021. Nominasi menyusul kesepakatan normalisasi yang ditandatangani pasangan tersebut.
 
Nominasi itu diajukan oleh mantan Menteri Utama Irlandia Utara Lord David Trimble. Trimble sendiri meraih Nobel Perdamaian pada 1998 atas upaya perdamain di Irlandia Utara.
 
"Peraih Hadiah Nobel Perdamaian Lord David Trimble hari ini menominasikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk Penghargaan Nobel Perdamaian, bersama dengan Sheikh Mohammad bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota UEA,” kata Kantor PM Israel dalam sebuah pernyataan yang dikutip Middle East Monitor, Kamis 26 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nominasi itu terkait penandatanganan normalisasi hubungan antara UEA dan Israel, September lalu. UEA menjadi negara Arab ketiga yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994. Bahrain kemudian menyusul langkah UEA di waktu yang sama.
 
Kesepakatan tersebut telah menarik kecaman luas dari warga Palestina. Mereka melihat kesepakatan tersebut mengabaikan hak-hak dan tidak melayani kepentingan Palestina.
 
Namun panitia penghargaan masih harus bertemu untuk mendorong nominasi mereka. Pemenang Penghargaan Nobel Perdamaian 2021, akan diumumkan pada Oktober di Oslo.
 
Di balik perjanjian, Israel menyetujui kesepakatan pembebasan visa timbal balik dengan UEA selama pertemuan kabinet pada Minggu.
 
"Ini adalah negara Arab pertama yang kami tandatangani perjanjian semacam itu," kata PM Israel Benjamin Netanyahu sebelum pemungutan suara.
 
"Ini akan membuka dan memperkuat hubungan antara negara-negara seperti hubungan ekonomi. Saya percaya bahwa warga Israel dan seluruh dunia melihat perubahan luar biasa yang kami buat di kawasan kami,” pungkas Netanyahu.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif