Vaksin Sputnik V milik Rusia. Foto: AFP.
Vaksin Sputnik V milik Rusia. Foto: AFP.

Kemenkes Palestina Daftarkan Penggunaan Vaksin Sputnik V Rusia

Internasional palestina rusia covid-19 vaksin covid-19
Marcheilla Ariesta • 12 Januari 2021 21:50
Moskow: Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) mengumumkan pendaftaran vaksin Sputnik V Rusia oleh Kementerian Kesehatan Negara Palestina. Vaksin Sputnik V juga telah terdaftar di bawah prosedur otorisasi penggunaan darurat tanpa uji klinis tambahan di Palestina.
 
Pengiriman Sputnik V ke Palestina direncanakan pada kuartal pertama 2021. Diharapkan gelombang pertama vaksin akan tiba dalam waktu satu bulan.
 
Pasokan vaksin akan difasilitasi mitra internasional RDIF di India, Tiongkok, Korea Selatan dan beberapa negara lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kualitas tinggi dan kemanjuran vaksin Sputnik V menstimulasi minat yang semakin besar di lebih banyak negara," kata Kirill Dmitriev, CEO RDIF dalam pernyataannya, Selasa, 12 Januari 2021.
 
"Kami senang bahwa selain di Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika Latin, Sputnik V akan hadir juga di Timur Tengah," imbuhnya.
 
Dmitriev menambahkan, Sputnik V sebelumnya telah didaftarkan dengan prosedur yang sama di Aljazair, Argentina, Bolivia, dan Serbia.
 
"Ini memungkinkan kami untuk menggabungkan kekuatan demi kemenangan bersama yang lebih cepat atas infeksi virus korona dengan menjamin akses ke vaksin yang efektif dan aman untuk lebih banyak negara dan rakyatnya," seru Dmitriev.
 
Ia mengatakan Sputnik V memiliki keunggulan seperti kemanjuran yang lebih dari 90 persen, keamanan, dan kurangnya efek samping jangka panjang dari vaksin.
 
Ia menegaskan, lebih dari 1,5 juta orang telah divaksinasi dengan Sputnik V. Selain itu, pengembang vaksin Sputnik V, Gamaleya Institute, juga bekerja sama dengan AstraZeneca dalam uji klinis bersama untuk meningkatkan kemanjuran vaksin AstraZeneca.
 
Vaksin Sputnik V telah disetujui penggunaannya di Rusia, Belarusia, Serbia, Argentina, Bolivia, dan Aljazair. Kini mereka tengah menunggu proses persetujuan vaksin dari Uni Eropa.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif