Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Khoush Heikal Azad. Foto: Iran Embassy.
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Khoush Heikal Azad. Foto: Iran Embassy.

Dubes Iran: Protokol Kesehatan Efektif Cegah Penyebaran Covid-19

Internasional iran
Marcheilla Ariesta • 31 Juli 2020 12:24
Jakarta: Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Khoush Heikal Azad menuturkan Iran mewajibkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus korona (covid-19). Dubes mengatakan ancaman gelombang kedua yang ada di Iran dikarenakan berkurangnya sensitivitas masyarakat terhadap protokol kesehatan.
 
"Bagi kami, menjalankan protokol kesehatan akan lebih efektif. Harapan besar kami dengan edukasi dan peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap tata cara dan gaya hidup yang baru di era korona, kami dapat menuntaskan masalah ini," kata Dubes Azad dalam diskusi virtual Ngobras bersama Medcom.id 'Wajah Baru Iran Saat New Normal', Kamis, 30 Juli 2020.
 
Dubes Azad menambahkan negaranya langsung bergerak cepat untuk mengatasi penyebaran virus saat pertama kali ditemukan. Pada 21 Januari 2020, pemerintah Iran, di bawah Kementerian Kesehatan membentuk Pusat Penanggulangan Wabah Korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gugus tugas covid-19 itu bertugas untuk memantau dan mendalami terkait wabah korona, serta memberikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan terkini.
 
Transparansi dan keterbukaan informasi, ucap Dubes Azad, merupakan kebijakan pertama Iran dalam menghadapi covid-19. Dia menambahkan, kasus positif pertama di negara itu ditemukan pada 19 Februari 2020 di kota Qom.
 
Saat ini, Iran sudah menjalankan situasi new normal. "Sempat ada beberapa keterbatasan untuk berbagai aktivitas, tetapi secara bertahap Iran mengizinkan beragam sektor kembali aktif dengan syarat memenuhi protokol kesehatan," seru Dubes Azad.
 
"Kami percaya bahwa kami pasti akan mengalahkan covid-19 atas bantuan Allah Yang Maha Kuasa, tetapi pada saat bersamaan, kami harus hidup berdampingan dengan korona," ucapnya.
 
Dia menambahkan jika edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan secara terus-menerus disampaikan kepada masyarakat.
 
"Kami mencoba memaksimalkan teknologi dalam perlawana terhadap covid-19. Teknologi sangat membantu Iran dpaat menekan korona dan Insya Allah akan mengalahkannya," pungkasnya.
 
Di awal pandemi, Iran sempat menjadi salah satu negara yang paling terpukul akibat virus ini. Per hari ini, kasus infeksi covid-19 di Iran mencapai 301.530 kasus dengan angka kematian mencapai 16.569 kasus, dan kesembuhan hingga 261.200.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif