Israa Seblani terlihat berpose dengan gaun pengantinnya. Foto: Ladbible
Israa Seblani terlihat berpose dengan gaun pengantinnya. Foto: Ladbible

Masih Kenakan Gaun, Pengantin Selamatkan Diri dari Ledakan Beirut

Internasional Ledakan Lebanon
Fajar Nugraha • 06 Agustus 2020 18:08
Beirut: Cuplikan mengejutkan yang diambil oleh seorang fotografer pernikahan. Seorang pengantin wanita berlari selamatkan diri dari ledakan di Beirut pada Selasa.
 
Dalam video yang direkam oleh Mahmoud Nakib, Israa Seblani terlihat berpose dengan gaun pengantinnya. Dia tampak tersenyum ke kamera sebelum ledakan besar terdengar di kejauhan.
 
Baca: Perbedaan Kondisi Beirut Sebelum dan Sesudah Ledakan Dahsyat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kamera kemudian bergerak ke jalan yang berbeda di mana awan debu besar terlihat berkeliaran. Di saat bersamaan sang pengantin wanita melarikan diri dan warga lain terlihat melarikan diri ke seberang jalan.
 
"Saya telah mempersiapkan hari besar saya selama dua minggu dan saya sangat bahagia seperti semua gadis lain, 'Saya akan menikah'. Orangtua saya akan bahagia melihatku dalam gaun putih, aku akan terlihat seperti seorang putri,” ujar Seblani, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis 6 Agustus 2020.
 
"Apa yang terjadi selama ledakan tidak ada kata yang bisa menjelaskan. Saya terkejut, saya bertanya-tanya apa yang terjadi, apakah saya akan mati? Bagaimana saya akan mati?,” ucapnya.
 
Namun wanita berusia 29 tahun yang berprofesi sebagai dokter itu kemudian membantu memeriksa luka-luka orang lain yang terperangkap dalam ledakan tersebut. Dia mengabaikan gaun pengantin putihnya dan membantu korban ledakan.
 
Ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut itu menyebabkan sedikitnya 137 orang tewas dan hampir 5.000 lainnya luka-luka. Setelah ledakan itu, Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab mengumumkan Rabu sebagai hari berkabung nasional.
 
Baca: Amarah Warga Beirut Atas Kelalaian Berujung Ledakan Maut.
 
Investigasi sedang dilakukan untuk menentukan penyebab ledakan yang menewaskan sedikitnya 137 orang pada Kamis dan melukai sedikitnya 5.000 lainnya. PM Diab mengatakan, 2.750 ton amonium nitrat disimpan di gudang yang meledak itu.
 
Presiden Michel Aoun mengatakan, tidak ada kata yang bisa menggambarkan kengerian yang melanda Beirut. Ledakan mengubahnya menjadi kota yang dilanda bencana.
 
Gubernur Beirut Marwan Aboud mengatakan kepada BBC bahwa sebanyak 300.000 orang kehilangan tempat tinggal akibat ledakan tersebut.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif