Pasukan keamanan Afghanistan berada di lokasi bom bunuh diri di provinsi Kandahar. (AFP)
Pasukan keamanan Afghanistan berada di lokasi bom bunuh diri di provinsi Kandahar. (AFP)

70 Militan Taliban di Kandahar Tewas Diserang Pasukan Afghanistan

Internasional taliban afghanistan
Willy Haryono • 09 Januari 2021 20:04
Kandahar: Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan (NDS) mengatakan, setidaknya 70 anggota kelompok militan Taliban telah tewas terbunuh dalam operasi keamanan di provinsi Kandahar. Dari total tersebut, enam di antaranya adalah militan yang berasal dari negara lain.
 
"Mereka semua tewas dalam operasi khusus yang dilakukan pasukan Kandahar," ujar pernyataan NDS, dilansir dari laman Mehr News Agency pada Sabtu, 9 Januari 2021.
 
NDS mengatakan operasi pasukan khusus Kandahar dilancarkan terhadap elemen-elemen Taliban di area Panjwai. Serangan juga dilakukan pasukan Kandahar di distrik Khah Tappeh, Charkhab, dan Khandaq.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Enam militan asing yang tewas dalam operasi di Kandahar dilaporkan berasal dari Chechnya dan Pakistan. Sementara sisa 64 anggota Taliban lainnya adalah warga lokal Afghanistan.
 
Menurut keterangan NTD, operasi pasukan khusus Kandahar juga telah melukai banyak militaNn Taliban. Mereka yang terluka telah dibawa oleh rekan-rekannya ke arah provinsi Helmand.
 
Pertempuran di Kandahar ini terjadi saat perwakilan Pemerintah Afghanistan dan Taliban memulai putaran baru dialog damai di Doha, Qatar, pada pekan kemarin.
 
Baca:  Lima Jurnalis Tewas dalam Rangkaian Serangan di Afghanistan
 
Sejauh ini, dialog damai belum berhasil menelurkan hasil berarti. Kedua kubu masih belum menemukan titik temu atas berbagai isu-isu krusial.
 
Desember tahun lalu, lebih dari 70 militan Taliban juga tewas dalam operasi Pemerintah Afghanistan di Kandahar. Selain menewaskan 74 militan Taliban, operasi pasukan Afghanistan juga berujung pada penyitaan ratusan senjata api.
 
Provinsi Kandahar telah menjadi lokasi pertempuran sengit antara pasukan Afghanistan dan Taliban dalam beberapa pekan terakhir.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif