Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Uganda, Mohamad Hery Saripudin, menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Uganda, Yoweri Kaguta Museveni, di State House, Entebbe. Dok. KBRI Nairobi
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Uganda, Mohamad Hery Saripudin, menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Uganda, Yoweri Kaguta Museveni, di State House, Entebbe. Dok. KBRI Nairobi

Dubes RI Hery Serahkan Surat Kepercayaan ke Presiden Uganda

Internasional Duta Besar Indonesia-Uganda Uganda
Marcheilla Ariesta • 19 September 2021 23:38
Nairobi: Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Uganda, Mohamad Hery Saripudin, menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Uganda, Yoweri Kaguta Museveni, di State House, Entebbe. Penyerahan dilakukan pada Jumat, 17 September 2021.
 
Saat penyerahan, Dubes Hery menyampaikan salam hangat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Bapak Presiden Joko Widodo menyampaikan selamat atas terpilih kembalinya Presiden Museveni dan atas terbentuknya kabinet baru," ujar Dubes Hery, dikutip dari pernyataan KBRI Nairobi yang diterima Medcom.id, Minggu, 19 September 2021.
 
"Kami percaya rasa saling menghormati dan kepercayaan adalah fondasi penting dalam membangun hubungan jangka panjang yang kuat," ucapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Yoweri Museveni Jadi Presiden Uganda untuk Kali Keenam
 
Dalam penyerahan surat kepercayaan tersebut, keduanya sepakat hubungan antarmasyarakat dan perdagangan menjadi kunci utama kerja sama bilateral dua negara. Ini sesuai dengan kebijakan pemerintah RI yang menyediakan beasiswa kepada pelajar Uganda, serta mendorong perdagangan dan investasi kedua negara.
 
"Saya bangga melaporkan, Bapak Presiden, bahwa pada tahun ini Indonesia telah menerima 15 mahasiswa yang akan meneruskan studi di Indonesia pada jenjang magister S2 dan S3 mahasiswa menerima beasiswa program doktoral," seru Dubes Hery.
 
Dia berkomitmen akan meningkatkan lagi jumlah penerima beasiswa dari Uganda selama masa penugasannya. Dia juga menyebut para mahasiswa merupakan masa depan kedua bangsa yang akan memainkan peranan penting dalam hubungan bilateral sebagai penjembatan kedua negara.
 
Sejak 1993, sejumlah pelajar Uganda telah mulai melakukan studi di berbagai universitas di Indonesia. Sejak saat itu, pemerintah Indonesia setiap tahunnya memberikan beasiswa bagi mahasiswa-mahasiswa Uganda.
 
Sebagian besar penerima beasiswa Indonesia telah kembali ke Uganda dan tidak sedikit di antaranya menikah dengan orang Indonesia.
 
Di bidang ekonomi, Dubes Hery menyampaikan, diplomasi ekonomi menjadi prioritas utama sesuai mandat Presiden Jokowi. "Sebagai Duta Besar Indonesia, saya menerima amanah dari Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan hubungan ekonomi antar kedua negara sebagai prioritas utama," ujarnya.
 
Dia berharap pembicaraan mengenai rencana sejumlah perusahaan BUMN RI melakukan investasi di bidang infrastruktur dapat didukung dan dilanjutkan. Dia menyampaikan komitmen BUMN RI untuk berinvestasi di Uganda.
 
Uganda merupakan negara yang mendapat julukan sebagai “mutiara Afrika” karena keindahannya. Negara ini dikenal dengan tanahnya yang sangat subur, dan menjadi penghasil komoditas perkebunan yang sangat penting sejak masa kolonial Inggris.
 
Indonesia telah membuka hubungan diplomatik dengan Uganda sejak 1982, dan kedutaan RI untuk Uganda dirangkap dari Nairobi, Kenya. Sementara itu, kedutaan Uganda untuk RI dirangkap dari Kuala Lumpur, Malaysia.
 
Pada kesempatan tersebut, Presiden Museveni menginstruksikan para Menteri yang mendampingi untuk melanjutkan pembahasan yang telah berjalan.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif