Presiden Joko Widodo resmi dijadikan nama jalan di salah satu ruas utama di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Senin, 19 Oktober 2020. (KBRI Abu Dhabi)
Presiden Joko Widodo resmi dijadikan nama jalan di salah satu ruas utama di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Senin, 19 Oktober 2020. (KBRI Abu Dhabi)

Presiden Joko Widodo Resmi Jadi Nama Jalan di Uni Emirat Arab

Internasional indonesia-uni emirat arab president joko widodo Uni Emirat Arab (UEA)
Marcheilla Ariesta • 20 Oktober 2020 10:26
Abu Dhabi: Nama Presiden Indonesia, Joko Widodo, diresmikan menjadi salah satu nama jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Jalan bernama President Joko Widodo Street itu diresmikan pada Senin, 19 Oktober 2020 oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan -- anggota sekaligus Chairman Abu Dhabi Executive Office.
 
Seremoni berlangsung tepat pukul 16:45 waktu setempat di salah satu titik ruas jalan yang diresmikan. Kegiatan tersebut dihadiri Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab (UEA) dan Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Abu Dhabi. Turut hadir pula sejumlah pejabat Kementerian Luar Negeri UEA dan Abu Dhabi Municipality.
 
Penamaan jalan Presiden Joko Widodo merefleksikan hubungan erat RI–UEA, sekaligus bentuk penghormatan Pemerintah UEA kepada Presiden Joko Widodo dalam memajukan hubungan bilateral RI-Uni Emirat Arab selama menjabat sebagai kepala negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jalan Presiden Joko Widodo terletak di salah satu ruas jalan utama, yang membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dengan Embassy Area, kawasan yang ditempati sejumlah Kantor perwakilan diplomatik. Sebelumnya, nama jalan ini adalah Al Ma’arid Street (dalam bahasa Indonesia artinya ekshibisi/pameran) yang menghubungkan jalan Rabdan dengan jalan Tunb Al Kubra.
 
"Dubes RI Husin Bagis menyampaikan harapan semoga penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi semakin memperkokoh dan meningkatkan pengeksposan positif hubungan bilateral RI-UEA yang semakin erat belakangan ini," kata KBRI Abu Dhabi dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id pada Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Nama-nama jalan di Abu Dhabi umumnya merupakan nama geografis yang merefleksikan sejarah daratan lokasi jalan tersebut, sekaligus melestarikan budaya dan identitas Abu Dhabi. Namun demikian, Pemerintah Abu Dhabi pada 2013 telah melakukan perubahan nama sejumlah jalan utama di Abu Dhabi dengan nama-nama pemimpin besar Abu Dhabi.
 
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan, serta untuk mengenang visi, kepemimpinan dan kontribusi mereka dalam membangun masyarakat UEA. Nama jalan tersebut yaitu: Fatima Bint Mubarak Street, Shaikh Zayed Bin Sultan Street, Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Street, Khalifa Bin Zayed First Street, Sultan Bin Zayed First Street, Shakhbout Bin Sultan Street, Mubarak Bin Mohammad Street, dan Salama Bint Butti Street.
 
Perubahan nama jalan di Abu Dhabi dengan nama pemimpin negara sahabat sebelumnya pernah dilakukan Pemerintah UEA pada 23 September 2019. Saat itu mereka meresmikan jalan King Salman bin Abdulaziz Al Saud di salah satu ruas jalan di Abu Dhabi sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Raja Salman kepada Dunia Islam dan untuk memperkuat hubungan bilateral UEA-Arab Saudi dan rakyat kedua negara.
 
Penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi menambah jumlah nama tokoh Indonesia yang ada di luar negeri, seperti Jalan Sukarno di Rabat, Maroko, Jalan Muhammad Hatta di Harleem, Belanda, Jalan Raden Adjeng Kartini di Amsterdam, dan Jalan Munir di Den Haag.
 
Baca:Kesepakatan Indonesia-UEA Terbesar dalam Sejarah
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif