Pasukan Israel lakukan patroli di Tepi Barat, Palestina. Foto: AFP
Pasukan Israel lakukan patroli di Tepi Barat, Palestina. Foto: AFP

Dikira Warga Palestina, Dua Perwira Israel Ditembak Pasukan Sendiri

Internasional Palestina israel palestina Israel Tepi Barat
Fajar Nugraha • 14 Januari 2022 09:12
Tepi Barat: Disangka sebagai warga Palestina, dua komandan pasukan Israel tewas akibat tembakan prajuritnya sendiri. Kejadian ini berlangsung di Tepi Barat, Palestina.
 
“Dua perwira Israel itu terbunuh secara tidak sengaja oleh salah satu pasukan mereka sendiri selama patroli keamanan di dekat pangkalan mereka di Tepi Barat,” menurut tentara Israel, seperti dikutip Al Jazeera, Jumat 14 Januari 2022.
 
Pernyataan tentara pada Kamis memberikan beberapa rincian tentang insiden ‘tembakan’ pada Rabu malam. Menurut media Israel insiden itu melibatkan unit komando elit Brigade Oz, Unit Egoz di Lembah Yordan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Para petugas itu salah diidentifikasi dan secara keliru dibunuh oleh tembakan IDF,” kata pernyataan itu. Keluarga petugas -,diidentifikasi sebagai Mayor Ofek Aharon, 28, dan Mayor Itamar Elharar, 26,- telah diberitahu.
 
“Seorang tentara di unit itu mengira tindakan mereka sebagai serangan Palestina, dan sebagai akibat dari tembakan, dua perwira itu tewas,” kata seorang juru bicara militer di radio publik Kan.
 
Surat kabar Jerusalem Post melaporkan para perwira telah menyelesaikan latihan militer di zona tembak pangkalan Nabi Musa dan sedang berpatroli ketika mereka mengidentifikasi sosok yang mencurigakan. Mereka memprakarsai prosedur untuk menangkap individu tersebut, termasuk menembak di udara, menurut laporan itu.
 
Mereka kemudian ditembak oleh tentara lain yang salah mengidentifikasi petugas sebagai kemungkinan penyerang.
 
“Ini bukan insiden yang terjadi selama latihan. Bukan karena pasukan kami menembaki pasukan kami selama latihan,” ucap Brigadir Jenderal Ofer Winter, kepala Divisi ke-98 Komando Pusat.
 
“IDF menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan dan akan terus mendukung mereka,” imbuhnya.
 
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett juga mengungkapkan penyesalannya tentang insiden itu di Twitter. “Kedua komandan telah mendedikasikan tahun-tahun terbaik mereka untuk keamanan Israel dan membela tanah air kami. Seluruh orang Israel berduka untuk mereka,” tulisnya.
 
Menteri Pertahanan Benny Gantz mengirimkan belasungkawa kepada keluarga dan mengatakan "sayangnya tidak ada yang dapat memulihkan kehilangan besar bagi keluarga, teman, dan saudara ipar".
 
“IDF sedang dalam penyelidikan komprehensif dan kami akan melakukan segalanya agar bencana seperti itu tidak terjadi lagi,” tegas Gantz.
 
Israel menduduki Tepi Barat dalam perang 1967. Palestina berusaha untuk mendirikan sebuah negara di wilayah dan di Jalur Gaza, dengan Yerusalem Timur yang diduduki sebagai ibu kotanya.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif