Virus korona yang berpusat di Wuhan, Tiongkok, kini mencapai wilayah Palestina. Foto: AFP
Virus korona yang berpusat di Wuhan, Tiongkok, kini mencapai wilayah Palestina. Foto: AFP

Korona Terdeteksi, Kota Betlehem Terpaksa Diisolasi

Internasional palestina Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 06 Maret 2020 16:04
Betlehem: Kota Betlehem Tertutup pada Jumat, setelah kasus-kasus pertama Palestina dari virus korona yang mematikan ditemukan di sana.
 
Baca: Palestina Laporkan Tujuh Kasus Virus Korona.
 
Pemerintah Palestina mengumumkan keadaan darurat selama satu bulan, pada Kamis 5 Maret malam setelah tujuh kasus diidentifikasi. Sementara Kementerian Pertahanan Israel mengatakan telah memberlakukan tindakan darurat di Betlehem, dengan semua orang "dilarang memasuki atau meninggalkan kota".

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Israel menambahkan bahwa penutupan Kota Betlehem telah diberlakukan ‘dalam koordinasi dengan Otoritas Palestina’.
 
Gereja Nativity, yang dibangun di situs yang diyakini umat Kristen adalah tempat kelahiran Yesus, ditutup pada Kamis dan merupakan salah satu tempat yang akan ditutup selama sebulan.
 
Perdana Menteri Mohammed Shtayyeh membuat siaran khusus Kamis malam mengumumkan isolasi selama 30 hari. Langkah-langkah itu penting untuk mengatasi penyakit ini.
 
“Semua kecuali perjalanan penting antara gubernur Palestina sekarang dilarang. Sementara semua sekolah dan fasilitas pendidikan akan ditutup,” tegas Shtayyeh, seperti dikutip AFP, Jumat, 6 Maret 2020.
 
“Taman umum dan lokasi wisata akan ditutup. Sementara acara olahraga besar, konferensi, dan pertemuan besar lainnya dibatalkan,” Shtayyeh menambahkan.
 
Israel mengendalikan semua pintu masuk ke Tepi Barat dari negara Yahudi, tetapi pemerintah Palestina memiliki otonomi terbatas di kota-kota. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, kasus-kasus itu pertama kali terdeteksi di sebuah hotel di daerah Betlehem.
 
Wartawan AFP di Bethlehem dan Ramallah mengatakan, jalan-jalan hampir kosong pada Jumat pagi, dengan sebagian besar toko tutup.

 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif