Warga Palestina yang menghadapi pasukan Israel saat prosesi pemakaman Waleed Sharif. Foto: WAFA
Warga Palestina yang menghadapi pasukan Israel saat prosesi pemakaman Waleed Sharif. Foto: WAFA

Polisi Israel Kembali Serang Prosesi Pemakaman Warga Palestina, 71 Orang Terluka

Fajar Nugraha • 17 Mei 2022 17:01
Yerusalem: Polisi Israel pada Senin 16 Mei 2022 malam waktu setempat dengan ganas menyerang prosesi pemakaman seorang pemuda Palestina yang meninggal karena luka kritisnya di kota Yerusalem. Kejadian ini dilaporkan melukai 71 orang.
 
“Sejumlah polisi bersenjata berat secara brutal menyerang ratusan pelayat yang berbaris dalam prosesi pemakaman Waleed Sharif dalam perjalanan mereka ke kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem,” ujar seorang koresponden WAFA, Selasa 17 Mei 2022.
 
“Jenazah Sharif dibawa ke komplek Masjid Al-Aqsa sebelum pemakamannya di sebuah pemakaman di luar Kota Tua Yerusalem. Namun kemudian polisi Israel menembaki mereka dan menghujani mereka dengan air,” imbuhnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sharif, 23, meninggal karena cedera kepala kritis yang dideritanya akibat tembakan polisi Israel pada Jumat 22 April, di kompleks Masjid Al-Aqsa. Penembakan terhadap Waleed Sharif terjadi di saat bulan suci Ramadan.
 
Petugas medis Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa mereka merawat setidaknya 71 pelayat yang menderita luka-luka akibat peluru karet berlapis baja, pemukulan, granat kejut dan tabung gas air mata, termasuk 13 yang memerlukan rawat inap. Dari 13 korban luka, dua orang mengalami luka pada mata. Polisi menahan 16 orang.
 
Ini merupakan kedua kalinya pasukan Israel menyerang warga dalam sebuah prosesi pemakaman. Sebelumnya tindakan keras polisi terhadap prosesi pemakaman Sharif mengingatkan pada tindakan keras mereka terhadap konvoi pemakaman jurnalis veteran Al Jazeera Shireen Abu Akleh yang terbunuh di Yerusalem oleh tembakan Israel.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif