Hagia Sophia saat ini diubah oleh pemerintah Turki dari museum menjadi masjid. Foto: AFP
Hagia Sophia saat ini diubah oleh pemerintah Turki dari museum menjadi masjid. Foto: AFP

Turki Akan Laporkan Status Baru Hagia Sophia ke UNESCO

Internasional turki Hagia Sophia
Fajar Nugraha • 14 Juli 2020 07:35
Istanbul: Turki akan memberi tahu badan budaya PBB tentang langkah-langkah yang diambil terkait Hagia Sophia di Istanbul. Pekan lalu, Turki mengubah museum itu kembali menjadi masjid.
 
“Kami akan melaporkan status baru dari Hagia Sophia kepada UNESCO,” ujar Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, seperti dikutip Ekathimerini, Selasa 14 Juli 2020.
 
Baca: Salat Pertama di Hagia Sophia Dilakukan 24 Juli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Jumat, pengadilan Turki memutuskan bahwa konversi bangunan abad ke enam ke museum itu melanggar hukum dan Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa itu sekarang menjadi masjid. Cavusoglu berbicara dalam sebuah wawancara dengan penyiar negara TRT Haber.
 
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) mengatakan pada Jumat bahwa mereka akan meninjau status monumen tersebut sebagai Situs Warisan Dunia setelah pengumuman Erdogan. Hagia Sophia adalah gereja Bizantium selama sembilan abad sebelum Ottoman mengubahnya menjadi masjid.
 
Namun, Menlu Mevlut Cavusoglu juga menolak kecaman atas keputusan negaranya untuk mengubah Haghia Sophia.
 
"Haghia Sophia ditinggalkan sebagai warisan sebagai masjid dan harus digunakan sebagai masjid," kata Cavusoglu kepada penyiar negara Turki TRT.
 
"Kami sangat menolak komentar yang berarti intervensi dalam hak-hak kedaulatan Turki,” tegas Cavusoglu.
 
Setelah diubah sebagai masjid, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan salat pertama bagi umat Muslim di Hagia Sophia akan mulai berlaku pada 24 Juli mendatang.
 

(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif