Amin al-Zahed ditemukan selamat 30 jam setelah ledakan Beirut, Lebanon. Foto: Al Arabiya
Amin al-Zahed ditemukan selamat 30 jam setelah ledakan Beirut, Lebanon. Foto: Al Arabiya

Pekerja Pelabuhan Beirut Ditemukan di Laut 30 Jam Usai Ledakan

Internasional Ledakan Lebanon
Fajar Nugraha • 06 Agustus 2020 15:19
Beirut: Pekerja pelabuhan yang hilang saat ledakan terjadi di Beirut, Lebanon ditemukan selamat. Pekerja itu terapung di laut selama 30 jam setelah ledakan
 
“Amin al-Zahed, yang fotonya dipublikasikan di halaman Instagram yang dibuat untuk menemukan orang hilang. Dia ditemukan berlumuran darah di Laut Mediterania,” menurut media lokal, seperti dikutip Al Arabiya, Kamis 6 Agustus 2020.
 
Baca: Perbedaan Kondisi Beirut Sebelum dan Sesudah Ledakan Dahsyat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Al-Zahed dilaporkan dirawat di Rumah Sakit Universitas Rafic Hariri di Beirut setelah tim penyelamat menariknya ke kapal mereka.
 
Tidak ada rincian lebih lanjut yang dirilis tentang bagaimana dia berhasil bertahan hidup atau kondisinya saat ini.
 
Investigasi sedang dilakukan untuk menentukan penyebab ledakan yang menewaskan sedikitnya 137 orang pada Kamis dan melukai sedikitnya 5.000 lainnya. Perdana Menteri Hassan Diab mengatakan, 2.750 ton amonium nitrat disimpan di gudang yang meledak itu.
 
Rakyat Lebanon menunjukkan kemarahan atas ledakan yang terjadi. Mereka menilai pemerintah lalai dalam melakukan pengawasan terhadap bahan kimia berbahaya.
 
Baca: Amarah Warga Beirut Atas Kelalaian Berujung Ledakan Maut.
 
Sebelumnya rakyat Lebanon rajin turun ke jalan mendemo pemerintah yang diwarnai dengan korupsi. Terkait ledakan ini, rakyat menilai pemerintah seperti sengaja membunuh warganya sendiri.
 
Dewan Pertahanan Nasional Lebanon telah menyatakan Beirut sebagai zona bencana dan PM Hasan Diab telah meminta sekutu Lebanon untuk mengirim bantuan. Presiden Michel Aoun telah mengumumkan akan mengeluarkan 100 miliar lira untuk dana darurat.
 
Tetapi negara ini berada di tengah krisis ekonomi yang sangat besar dan rumah sakitnya sudah kewalahan oleh pandemi virus korona.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif