Citra satelit pangkalan peluncuran satelit luar angkasa Iran. Foto: Middlebury Institute of International Studies/CNN
Citra satelit pangkalan peluncuran satelit luar angkasa Iran. Foto: Middlebury Institute of International Studies/CNN

Peluncuran Satelit Iran Dilaporkan Gagal, Tapi Siap Mencoba Lagi

Internasional Amerika Serikat Luar Angkasa Iran
Juven Martua Sitompul • 24 Juni 2021 07:40
Washington: Upaya Iran untuk meluncurkan satelit ke luar angkasa dikabarkan mengalami kegagalan. Namun Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon masih mengawasi upaya baru dari Negeri Mullah itu.
 
"Komando Luar Angkasa AS mengetahui kegagalan peluncuran roket Iran yang terjadi awal 12 Juni," kata Juru Bicara Pentagon Letnan Kolonel Uriah Orland dalam sebuah pernyataan kepada CNN, Kamis 24 Juni 2021.
 
“Tidak jelas mengapa peluncuran itu tidak berhasil dan pada tahap apa itu gagal,” ujar para pejabat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Upaya Iran sebelumnya untuk meluncurkan satelit ke orbit telah meledak di landasan peluncuran atau gagal pada tahap selanjutnya. Sementara pejabat pertahanan AS tidak mengidentifikasi roket yang digunakan dalam peluncuran awal bulan ini.
 
Jeffrey Lewis, seorang profesor di Middlebury Institute of International Studies mengatakan kemungkinan itu adalah roket Simorgh. Ini adalah kendaraan peluncuran ruang angkasa dua negara yang menggunakan mesin berdasarkan desain Korea Utara.
 
"Upaya peluncuran yang gagal adalah kegagalan keempat berturut-turut dari peluncur Simorgh," kata Lewis, penulis buku tentang program luar angkasa Iran.
 
“Iran tampaknya berjuang dengan sistem khusus ini. Roket Iran lainnya dengan desain berbeda lebih berhasil,” ungkapnya.
 
Kritik terhadap Iran melihat peluncuran satelit sebagai langkah provokatif, karena roket menggunakan teknologi yang mirip dengan apa yang dibutuhkan untuk rudal balistik antarbenua (ICBM).
 
“Iran memiliki sejarah panjang dalam menggabungkan komersial dan militer. Apa pun yang dilakukan Iran di luar angkasa, saya akan khawatir, karena mereka akan menggunakan kemampuan yang sama untuk melawan kita dalam konflik militer,” ujar Bradley Bowman, Direktur Senior di Pusat Kekuatan Militer dan Politik di lembaga think tank Foundation for Defense of Democracies.
 
Tetapi sementara upaya sebelumnya, yang dilakukan pada pertengahan Juni, tidak berhasil, Iran tampaknya bersiap untuk upaya lain dalam waktu dekat. Citra satelit yang diambil oleh perusahaan komersial Planet dan Maxar menunjukkan peningkatan aktivitas di Pelabuhan Luar Angkasa Imam Khomeini dalam beberapa hari terakhir.
 
Mnurut para ahli di Middlebury Institute of International Affairs di Monterey yang menganalisis foto-foto tersebut, wadah bahan bakar, kendaraan pendukung, dan platform bergerak terlihat dalam gambar satelit yang diambil dari situs tersebut baru-baru ini pada 20 Juni. Ini merupakan indikator utama bahwa peluncuran lain dapat dicoba dalam beberapa hari atau minggu mendatang.
 
Gambar-gambar itu juga menunjukkan peningkatan aktivitas kendaraan di lokasi peluncuran Khomeini, yang terletak hampir 200 mil sebelah timur Teheran. Bagi para ahli hal tersebut merupakan tanda lain dari peluncuran yang berpotensi akan segera terjadi.

 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif