Warga Iran di kota Sulaimaniya menggelar unjuk rasa mengecam kematian Mahsa Amini. (AFP / Getty)
Warga Iran di kota Sulaimaniya menggelar unjuk rasa mengecam kematian Mahsa Amini. (AFP / Getty)

Duh, 5 Orang Tewas dalam Demo Mengecam 'Polisi Moral' di Iran

Willy Haryono • 20 September 2022 15:27
Teheran: Lima orang tewas di wilayah Kurdi Iran setelah pasukan keamanan melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga yang berunjuk rasa mengecam kasus viral kematian seorang perempuan bernama Mahsa Amini.
 
Berusia 22 tahun, Mahsa Amini meninggal dunia setelah sempat ditangkap dan dibawa ke kantor "polisi moral" di Iran pekan kemarin. Kematiannya memicu kemarahan berskala luas di Iran, yang bahkan menjadi perhatian Presiden Ebrahim Raisi.
 
Mahsa Amini, perempuan asal provinsi Kurdistan, ditangkap polisi moral Iran karena dinilai melanggar aturan berpakaian di ruang publik. Ia sempat dipaksa masuk ke mobil petugas dan dibawa ke kantor polisi. Selang beberapa waktu kemudian, Mahsa Amini meninggal dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari laman New York Post pada Selasa, 20 September 2022, dua dari lima korban terkena tembakan polisi di Saqez, kampung halaman Amini. Dua lainnya ditembak polisi di kota Divandarreh, sementara korban kelima di Dehgolan.
 
Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Iran terkait kematian kelima pengunjuk rasa. Kantor berita IRNA hanya melaporkan adanya unjuk rasa "terbatas" di beberapa kota terkait aksi protes mengecam kematian Mahsa Amini.
 
Saluran televisi nasional Iran melaporkan bahwa sejumlah demonstran telah ditangkap polisi. TV tersebut membantah "beberapa klaim kematian di media sosial," termasuk dua pemuda yang ternyata masih hidup setelah sempat dikabarkan tewas.
 
Dalanm kecaman luas berskala nasional di Iran terkait kematian Mahsa Amini, tagar #MahsaAmini hampir mencapai 2 juta mention di Twitter.
 
Kepolisian Iran mengatakan bahwa Mahsa Amini jatuh sakit saat sedang menanti perempuan lain yang saat itu juga ditahan polisi moral. Namun keterangan tersebut tidak dipercaya begitu saja, dan masyarakat Iran pun memilih mengecamnya melakui aksi protes di jalanan.
 
Kematian Mahsa Amini terjadi di tengah kontroversi di dalam dan luar Iran mengenai sepak terjang polisi moral, atau dikenal dengan nama resmi Gasht-e-Ershad.
 
Baca:  Viral Perempuan 22 Tahun Tewas Usai Ditahan 'Polisi Moral' di Iran

 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif