Volodymyr Zelenskiy saat dilantik menjadi presiden Ukraina di Kiev, 20 Mei 2019. (Foto: AFP/UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS/MARKIV MYKHAILO)
Volodymyr Zelenskiy saat dilantik menjadi presiden Ukraina di Kiev, 20 Mei 2019. (Foto: AFP/UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS/MARKIV MYKHAILO)

Presiden Ukraina Tidak Mau Fotonya Dipajang di Parlemen

Internasional ukraina
Willy Haryono • 21 Mei 2019 08:48
Kiev: Volodymyr Zelenskiy resmi dilantik menjadi presiden baru Ukraina di gedung parlemen di Kiev pada Senin 20 Mei. Meski telah menjadi presiden, ia ingin tetap dipandang sebagai sosok membumi, atau biasa dikenal dengan istilah down-to-earth.
 
"Saya tidak mau foto saya dipajang di ruangan kantor kalian semua," ujar Zelenskiy kepada para anggota parlemen, dikutip dari laman Stuff.co.nz, Selasa 21 Mei 2019.
 
"Pajang saja foto anak-anak kalian di sana. Sebelum mengambil keputusan apapun, lihat foto mereka," lanjut dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai presiden, langkah pertama yang dilakukan Zelenskiy adalah menyerukan pemilihan umum parlemen lebih awal yang semua dijadwalkan pada Oktober mendatang.
 
Sementara prioritas utamanya adalah mengakhiri perang dengan separatis pro-Rusia di wilayah timur. Perang antara Ukraina dengan separatis pro-Rusia telah berjalan selama lima tahun.
 
"Tugas pertama kita semua adalah mendorong gencatan senjata di Donbass," tegas Zelenskiy, merujuk pada nama wilayah di Ukraina timur yang dikuasai separatis.
 
"Kita tidak memulai perang ini, tapi tergantung dari kita untuk mengakhirinya," lanjut dia.
 
Sementara itu, Perdana Menteri Ukraina Volodymyr Groysman mengaku akan mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu 22 Mei mendatang. Ia mengaku sempat akan bekerja bersama Zelenskiy, namun "presiden memilih jalan lain."
 
Zelenskiy pernah menjadi presiden sebelumnya, namun hanya dalam acara program televisi. Dalam acara bertajuk "Pelayan Rakyat," dia berperan sebagai guru sejarah yang secara mengejutkan terpilih menjadi presiden Ukraina.
 
Beberapa bulan lalu, wacana bahwa Zelenskiy dapat menjadi presiden sungguhan dianggap sejumlah orang hanya sebuah lelucon.
 
Baca:AS dan Eropa Ucapkan Selamat kepada Presiden Terpilih Ukraina
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif