Halau Demonstran, Polisi Paris Pakai Kendaraan Lapis Baja

Marcheilla Ariesta 09 Desember 2018 05:57 WIB
prancis
Halau Demonstran, Polisi Paris Pakai Kendaraan Lapis Baja
Kerusuhan di Prancis. (Foto: AFP).
Paris: Kendaraan lapis baja meluncur di pusat kota Paris untuk menghalau massa 'rompi kuning'. Sementara itu, polisi juga menyemprotkan gas air mata ketika bentrok terjadi kala teriakan 'Macron mundur' menggema di jalan Champs-Elysees.

Langkah tersebut diambil pemerintah sebagai peringatan agar para demonstran tidak menggunakan kekerasan. Pasalnya di distrik Grands Boulevards, para pengunjuk rasa bertopeng melempar batu ke arah polisi.

Denis, seorang pengemudi forklift untuk pertama kalinya berdemo ke Paris. Dia ingin membuat suaranya terdengar.


"Saya di sini untuk putra saya yang berusia 15 bulan. Saya tidak bisa membiarkan dia tinggal di negara di mana orang miskin dieksploitasi," katanya, dilansir dari laman AFP, Sabtu 8 Desember 2018.

Para demonstran mulai memblokir jalanan karena kenaikan pajak bahan bakar pada 17 November lalu. Meski demikian, tuntutan mereka bertambah seiring seruan agar Presiden Emmanuel Macron mundur semakin lantang.

Mereka bahkan menuduh orang kaya sebagai penyebab kenaikan harga BBM.

Demonstrasi 'rompi kuning' yang terkoordinasi tersebut berlangsung di seantero Prancis sejak tiga pekan terakhir. Wakil Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez mengatakan sekitar 31 ribu orang ikut dalam protes ini.

Hampir 300 orang ditangkap terkait demo ini. Sekitar 8.000 polisi dikerahkan untuk mengamankan unjuk rasa hari ini. Mereka memeriksa semua orang di sejumlah stasiun kereta api dan juga lokasi rawan seperti Champ-Elysees dan monumen Bastille.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id