Inggris Selidiki Tingkat Bunuh Diri Veteran Perang
Pasukan Inggris di Afghanistan. (Foto: AFP/Getty/File)
London: Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) akan menyelidiki tingkat bunuh diri di kalangan veteran perang yang dikirim ke Afghanistan dan Irak.

Seluruh penyebab kematian di kalangan prajurit merupakan bagian dari riset ini. Namun kasus dimana tentara pria dan wanita Inggris mengakhiri hidup mereka sendiri akan menjadi fokus.

Menhan Inggris Tobias Ellwod mengumumkan studi dari investigasi oleh The Sunday Times. Investigasi menunjukkan 42 prajurit Inggris telah melakukan bunuh diri sepanjang tahun ini.


"Pasukan bersenjata kita telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Kita semua berutang kepada para pria dan wanita yang mempertaruhkan nyawa mereka agar negara kita aman," ujar Menhan Ellwood, seperti dikutip dari kantor berita Sky News, Minggu 21 Oktober 2018.

"Sebagian besar transisi (dari medan perang) ke kehidupan biasa berjalan sukses, tapi kita tidak boleh berpuas diri. Masalah mental dapat terjadi pada kita semua, dan kesehatan prajurit kita adalah prioritas utama," lanjut dia.

Dalam satu dekade terakhir, Inggris dikhawatirkan mengenai masalah kesehatan mental yang dialami prajurit aktif maupun veteran. 

Juli lalu, Komite Pertahanan Inggris merilis laporan terbarunya mengenai kesehatan mental dan bunuh diri. Disebutkan jumlah personel militer yang mencari bantuan mengenai masalah mental bertambah dua kali lipat sejak 2008.

Angka resmi MoD menunjukkan 3,1 persen dari total prajurit Inggris telah didiagnosis dengan masalah kesehatan mental. Jumlahnya dua kali lebih tinggi dari periode 2008/2009.

Namun jumlah veteran yang mengalami masalah mental Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) kemungkinan tiga kali lebih tinggi pada kenyataannya. Ini dikarenakan banyak veteran yang tidak mencari pertolongan karena stigma buruk mengenai masalah mental.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id