Menlu Inggris, Jeremy Hunt. (Foto: AFP).
Menlu Inggris, Jeremy Hunt. (Foto: AFP).

Menlu Inggris: Kasus Hong Kong Masalah Serius

Internasional hong kong
Marcheilla Ariesta • 05 Juli 2019 14:08
London: Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt mengatakan bahwa krisis politik di Hong Kong merupakan masalah serius bagi negaranya. Dia menambahkan akan ada 'konsekuensi' jika Beijing melanggar komitmen yang dibuat untuk Hong Kong.
 
"Apa yang ingin saya katakan adalah menegaskan bahwa kasus ini akan menjadi masalah yang sangat serius bagi Inggris," kata Hunt, dilansir dari laman Channel News Asia, Jumat, 5 Juli 2019.
 
Dalam wawancaranya dengan BBC, Hunt menuturkan akan mengesampingkan sanksi terhadap Tiongkok. Ia ingin menjaga 'opsi terbuka' atas perkembangan di Hong Kong.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kota Hong Kong merupakan koloni Inggris sampai dikembalikan pada 1997, di bawah perjanjian penyerahan yang menjamin wilayah itu di tingkat otonomi tertentu serta memiliki kebebasan.
 
Kesepakatan 'satu negara, dua sistem' itu kini terombang-ambing di tengah pertikaian antara London dan Beijing. London mempertanyakan protes anti-pemerintah atas Rancangan Undang-Undang Ekstradisi, dan merasa harus turut campur karena Hong Kong bekas koloni mereka.
 
Hunt mengatakan pihak berwenang harus berurusan dengan akar penyebab protes atas RUU ekstradisi ini. Dia menambahkan tidak ada alasan untuk tak mempertahankan hubungan baik antara Inggris dan Tiongkok.
 
Baca juga: Akibat Protes Hong Kong, Inggris-Tiongkok Perang Kata
 
Meski demikian, Hunt menuturkan tidak mendukung para pengunjuk rasa yang melakukan kekerasan hingga merusak Gedung Parlemen Hong Kong. "Kami hanya meminta dengan sangat sederhana agar perjanjian (penyerahan Hong Kong) yang kami miliki dengan Tiongkok pada 1984 dihormati," imbuhnya.
 
Sementara itu, surat kabar berbahasa Inggris milik Tiongkok menyalahkan campur tangan Barat atas kerusuhan di Hong Kong.
 
"Ideolog pemerintah Barat tidak pernah berhenti dalam upaya mereka merekayasa kerusuhan terhadap pemerintah yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Tindakan mereka telah menyebabkan kekacauan di Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah, dan sekarang mereka mencoba trik yang sama di Tiongkok," ungkap China Daily dalam tajuk rencana.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif