Pangeran William berpidato dalam acara pesta ulang tahun Ratu Elizabeth II di kediaman Dubes Inggris di Amman, Yordania, 24 Juni 2018. (Foto: AFP/AHMAD ABDO)
Pangeran William berpidato dalam acara pesta ulang tahun Ratu Elizabeth II di kediaman Dubes Inggris di Amman, Yordania, 24 Juni 2018. (Foto: AFP/AHMAD ABDO)

Pangeran William Awali Tur Timur Tengah

Internasional kerajaan inggris
Willy Haryono • 25 Juni 2018 11:24
London: Pangeran William bertolak menuju Yordania pada Minggu 24 Juni 2018 untuk memulai tur Timur Tengah. Ia menjadi anggota pertama Kerajaan Inggris yang akan melakukan kunjungan resmi ke Israel dan Palestina.
 
Setibanya di bandara militer Marka di Amman, Pangeran William disambut Putra Mahkota Hussein bin Abdullah. Pangeran William dijadwalkan berada di Yordania selama dua hari.
 
Pesawat Royal Air Force Pangeran William mendarat di bandara kecil di Amman timur. Tuan rumah membentangkan karpet merah untuk menyambut sang pangeran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengawal kerajaan dengan senapan dan bayonet serta mengenai pakaian tradisional Yordania berdiri menyambut Pangeran William.
 
Kunjungan Pangeran William ke Yordania dipandang sebagai kesempatan untuk berteman dengan Pangeran Hussein, sesama lulusan dari Akademi Militer Sandhurst di Inggris.
 
Minggu malam, Pangeran William menghadiri pesta ulang tahun untuk menghormati sang nenek, Ratu Elizabeth II, yang menginjak usia 92 tahun pada 9 Juni lalu, di kediaman Duta Besar Inggris.
 
"Saya menghormati ketangguhan kali semua di Yordania di tengah banyaknya tantangan keamanan dan kemanusiaan atas beragam konflik di kawasan ini," ujar Pangeran William, seperti dikutip dari AFP.
 
"Cara kalian membuka pintu bagi ratusan ribu pengungsi dari Suriah, dan juga komitmen membantu pengungsi Palestina, adalah sesuatu yang luar biasa," lanjut dia.
 
Ia menambahkan, Yordania yang membuka diri dan stabil adalah harapan bagi banyak orang di Timur Tengah.
 
Senin 25 Juni, Pangeran William akan mengunjungi reruntuhan kuno Jerash di utara Amman dan universitas pelatihan vokasional bagi pemuda Yordania serta pengungsi Suriah.
 
Malam harinya, ia akan memulai kunjungan bersejarah ke Israel dan Tepi Barat, dimana dirinya dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan juga Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif