Duta besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva. (Foto: Kumara Anggita/Medcom.id).
Duta besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva. (Foto: Kumara Anggita/Medcom.id).

Arti Perang Dagang dan Ekstremisme bagi Dubes Rusia

Internasional rusia Perang dagang Trade War
Kumara Anggita • 18 Desember 2018 17:02
Jakarta: Duta besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva memberikan pandangannya terkait kondisi global akhir-akhir ini. Termasuk perang dagang antara Tiongkok dengan Amerika Serikat (AS).
 
Saat ini perang dagang antara Tiongkok dan AS juga tidak berhenti. Hal ini memberikan dampak bagi ekonomi internasional termasuk Rusia baik secara positif atau negatif.
 
Bagi Dubes Vorobieva tidak ada keuntungan apapun dari perang ini.“Kami pikir tidak akan ada yang mendapatkan keuntungan dari perang ini,” ucapnya di kediamannya di Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baik Tiongkok dan Amerika Serikat saling membeikan sanksi tarif atas produk-produk kedua negara. Hal itu menimbulkan gejolak ekonomi global.
 
Sebagai tambahan, Dubes Vorobieva juga memberikan komentarnya mengenai kabar dilarangnya musik rap di Rusia oleh Presiden Vladimir Putin. Dia membantah bahwa musik rap dilarang.
 
“Banyak sekali rap di Rusia. Jika banyak muda menyukainya tentu mereka bisa menyanyikannya atau melakukan apapun yang mereka mau dengan rap. Namun permasalahannya ini bukan karena rap nya,” tuturnya.
 
Dia memperjelas kembali bahwa larangan tersebut ditujukan pada hal-hal yang berbau provokatif.
 
“Kalau anda menyayikan lagu atau menulis artikel yang berisi provokasi dan mempromosikan ekstrimisme, hal kriminal, diskriminasi, itu salah. Hal tersebut harus dicegah karena melanggar hukum. Itulah permasalahnnya” pungkasnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif