Bendera Rusia dan Korut berkibar di sejumlah lampu jalan di Russky, Vladivostok, 23 April 2019. (Foto: AFP/STR)
Bendera Rusia dan Korut berkibar di sejumlah lampu jalan di Russky, Vladivostok, 23 April 2019. (Foto: AFP/STR)

Rusia Pastikan Putin dan Kim Bertemu Kamis Besok

Internasional korea utara rusia
Willy Haryono • 24 April 2019 07:21
Moskow: Rusia mengonfirmasi bahwa Presiden Vladimir Putin akan bertemu dan berdiskusi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di wilayah Far East pada Kamis besok. Pertemuan ini dipandang sejumlah pihak sebagai upaya Korut menjalin kembali hubungan dengan mitra lama di tengah perselisihan dengan Amerika Serikat.
 
Ajudan kebijakan luar negeri Rusia Yuri Ushakov mengatakan bahwa pertemuan keduanya -- kali pertama antara Putin dan Kim -- akan berlangsung di kota Vladivostok.
 
"Fokus diskusi adalah solusi politik dan diplomatik terhadap masalah nuklir di Semenanjung Korea," kata Ushakov dalam sebuah konferensi pers, dikutip dari laman AFP, Selasa 23 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, "Rusia berniat membantu mengkonsolidasikan tren positif dalam berbagai hal."
 
Sementara itu di Korut, kantor berita Korean Central News Agency melaporkan bahwa Kim telah bertolak menuju Rusia pada hari ini, Rabu 24 April, dengan menggunakan kereta pribadinya.
 
Media Interfax memprediksi Kim akan memasuki wilayah darat Rusia via kota perbatasan Khasan. Sementara agensi Ria Novosti, mengutip beberapa sumber dari otoritas transportasi Rusia, mengatakan bahwa kereta Kim akan tiba di stasiun Vladivostok hari ini, pukul 18.00 waktu setempat.
 
Ekspektasi pertemuan keduanya terus meningkat sejak pekan lalu Rusia mengumumkan Putin dan Kim akan bertemu pada akhir April.
 
Bendera Rusia dan Korut telah berkibar di beberapa titik di pulau Russky, Vladivostok pada Selasa kemarin. Pertemuan Putin dan Kim dijadwalkan berlangsung di sebuah universitas.
 
Ushakov menyebut Putin dan Kim tidak akan mengeluarkan pernyataan gabungan dan menyepakati perjanjian apapun. Usai berdiskusi dengan Kim, Putin akan bertolak menuju Beijing, Tiongkok, untuk menghadiri sebuah konferensi.
 
Pertemuan Kim dan Putin akan berlangsung kurang dari dua bulan usai Konferensi Tingkat Tinggi antara Korut dan Amerika Serikat berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada Februari lalu. KTT kedua antara Kim dan Trump itu berlangsung tanpa ada perjanjian apapun mengenai denuklirisasi.
 
Selain Rusia, sekutu dekat Korut lainnya adalah Tiongkok. Dalam kurun waktu sepekan, Kim telah empat kali bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping.
 
Sejumlah analis meyakini Kim ingin mencari dukungan selain dari Tiongkok mengenai masalah negosiasi dengan AS. Selama ini, AS enggan mencabut sanksi ekonomi terhadap Korut sebelum Kim bersedia menghentikan semua program nuklir dan misil balistik.
 
Baca:Korut Minta Menlu AS Dicopot dari Negosiator Denuklirisasi

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif