Inggris Periksa 200 Saksi Kasus Penyerangan Eks Agen Rusia
TKP ditemukannya Sergei Skripal. (Foto: AFP)
London: Kepolisian Inggris telah memeriksa sekitar 200 saksi dan 240 bukti dalam penyelidikan serangan mantan mata-mata Rusia dan putrinya.

Sergei Skripal dan putrinya yang bernama Yulia masih berada di rumah sakit sejak Minggu kemarin sejak ditemukan tak sadarkan diri di Salisbury.

"Kedua korban masih berada di rumah sakit. Keadaan mereka kritis, tapi stabil," kata Menteri Dalam Negeri Inggris, Amber Rudd, dikutip dari AFP, Senin 12 Maret 2018.


Skripal dilaporkan mengkhianati agen rusia untuk bersatu dengan intelijen Inggris sebelum ditangkap di Moskow pada 2004 silam.

Ia dijatuhi hukuman 13 tahun penjara pada 2006 dan pada 2010 ia diberi perlindungan hukum di Inggris.

Banyak media dan pakar politik Inggris, Skripal diracun oleh pihak Rusia. Namun, Rudd menegaskan, masih terlalu dini untuk mengatakan siapa yang bertanggung jawab atas kasus ini.

Kremlin pun telah membantah terlibat dalam insiden tersebut dan menuding media Inggris adalah anti-Rusia.

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson sebelumnya sempat mengutarakan kecurigaannya jika pemerintah Rusia terlibat dalam kasus ini.

"Bisa kita lihat ada kemungkinan pihak berkuasa yang terlibat dalam upaya meracuni agen rahasia tersebut," ucapnya di hadapan parlemen.

Perdana Menteri Inggris Theresa May juga menegaskan, jika Rusia terbukti bersalah, tak menutup kemungkinan ia akan mengusir Duta Besar Rusia dari London. 



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id