Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Prancis Tekan Irak Terkait Hukuman Mati 3 Warga Terkait ISIS

Internasional isis prancis
Fajar Nugraha • 27 Mei 2019 16:11
Paris: Tiga warga Prancis terancam dihukum mati di Irak. Mereka dianggap terlibat dengan kelompok militan Islamic State (ISIS).
 
Baca juga: Tiga WN Prancis Gabung ISIS akan Dihukum Mati.
 
Kini, Pemerintah Prancis mengatakan akan mengambil ‘langkah-langkah yang diperlukan’ untuk mencoba mencegah Irak melaksanakan hukuman mati tersebut. Irak bersikeras ketiganya berperang bersama dengan kelompok ISIS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prancis pada prinsipnya menentang hukuman mati setiap saat dan di semua tempat," pernyataan Kementerian Luar Negeri Prancis yang dikutip AFP, pada Senin, 27 Mei 2019.
 
Ketiga anggota ISIS divonis hukuman mati pada Minggu 26 Mei. Mereka saat ini ditahan dan mendapatkan bantuan konsuler untuk memastikan mereka memiliki perwakilan hukum sebelum banding yang dapat mereka ajukan dalam 30 hari.
 
“Bagaimanapun, bahwa Prancis menghormati kedaulatan institusi Irak,” tegas pihak Kemenlu Prancis.
 
Prancis telah lama menegaskan bahwa warga mereka yang ditangkap di Irak atau Suriah harus menghadapi pengadilan secara lokal. Hingga saat ini Prancis menolak memulangkan warga yang bergabung dengan ISIS meskipun ada risiko mereka menghadapi hukuman mati karena melancarkan perang di wilayah tersebut.
 
Tiga militan Prancis, Kevin Gonot, Leonard Lopez dan Salim Machou, dipindahkan ke Irak untuk diadili setelah ditangkap oleh pasukan yang didukung AS di Suriah.
 
Mereka termasuk di antara 13 warga negara Prancis yang terperangkap di Suriah timur yang dilanda pertempuran dan diserahkan kepada Pemerintah Irak pada Februari. Ketiganya dianggap sebagai pasukan asing yang ditakuti.
 
Irak telah menahan ribuan anggotan militan dan pengadilan Irak mengatakan baru-baru ini bahwa mereka telah mengadili dan menghukum lebih dari 500 tersangka anggota asing ISIS sejak awal 2018.
 
Pengadilannya telah memvonis banyak orang dijebloskan ke penjara dan yang lain sampai mati, meskipun belum ada anggota ISIS asing yang dieksekusi.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif