Imam Jerman Kagumi Islam di Indonesia
Profesor Azyumardi Azra menerangkan tentang Islam di Indonesia. (Foto: Dok.KBRI Berlin).
Berlin: Para Imam di Jerman mengagumi perkembangan agama Islam di Indonesia. Kekaguman diungkapkan usai berdialog dengan Profesor Azyumardi Azra.
 
Di hadapan para imam, Azyumardi membeberkan karakter Islam Indonesia. "Karakter Islam Indonesia prinsipnya merupakan implementasi Islam Wasatiyah, yang beberapa tahun terakhir dikenal dengan Islam Nusantara," kata Azyumardi, dikutip dari pernyataan KBRI Berlin, Jumat 2 November 2018.
 
"Berbeda dengan beberapa kondisi di negara lain, agama sering menjadi faktor pemicu konflik. Namun di Indonesia Islam justru menjadi faktor pemersatu bangsa Indonesia," imbuh dia.
 
Dia menegaskan semangat persaudaraan Islam mampu menyatukan sedikitnya 714 etnis yang tersebar di seluruh Indonesia. "Muslim di Aceh menganggap muslim yang ada di Bugis sebagai saudara, meskipun mereka hidup dalam lingkungan budaya yang sangat berbeda. Begitupun daerah-daerah lainnya," imbuh dia.
 
Azyumardi juga menjelaskan lahirnya beberapa organisasi berbasis agama Islam, terutama Nahdhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah terbukti mampu menjadi perekat bangsa.
 
Dialog ini terjadi selama kurang lebih tiga jam di aula KBRI Berlin tersebut dihadiri Prof. Dr. Christine Schirmacher dari Bonn University, Prof. Dr. Fritz Schulze dari George – August University, Prof. Dr. Patric Franke dari Bamberg University, dan lainnya. Sementara para imam dan ulama tersebut berasal dari etnis dan aliran Islam yang berbeda.
 
Duta Besar RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno dialog ini sangat penting untuk menunjukkan keunikan dan kemajuan Islam Indonesia.
 
"Ini baru langkah awal, dan ke depan kita akan pertajam lagi kerja sama untuk promosi Islam Indonesia di Jerman, termasuk dengan berbagai universitas-universitas yang ada di Jerman," pungkas dia.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id