Presiden Ukraina Desak NATO Kirim Kapal ke Krimea
Presiden Ukraina Petro Poroshenko inginkan NATO kirim kapal perang ke Semenanjung Krimea. (Foto: AFP).
Kiev: Presiden Ukraina Petro Poroshenko mendesak Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk mengirim kapal ke Laut Azov menyusul konfrontasi laut dengan Rusia di luar perairan Krimea.

Kepada suratkabar Jerman, Bild, Poroshenko berharap kapal-kapal NATO bisa direlokasi utuk membantu Ukraina sekaligus menyediakan keamanan.

Pada Minggu 26 November Rusia melepaskan tembakan ke arah tiga kapal Ukraina. Ketiga kapal itu dan awaknya saat ini ditahan oleh pihak Rusia.


Setelah kondisi itu, Poroshenko langsung menerapkan status darurat militer di wilayah tertentu. Status darurat ini akan berlaku hingga 30 hari ke depan.

Kepada Bild, Poroshenko menuduh Rusia dan Presiden Vladimir Putin memiliki rencana besar untuk Ukraina. “Putin ingin menghidupkan kembali Kekaisaran Rusia. Krimea, Donbas, dia ingin seluruh negeri,” ujar Poroshenko, kepada Bild, yang dikutip BBC, Kamis, 29 November 2018.

“Sebagai Kaisar Rusia, Putin melihat tidak bisa berfungsi tanpa Ukraina yang dianggapnya sebagai koloni,” tegasnya.

Presiden Vladimir Putin bersikeras bahwa pasukan Rusia berada jalan yang tepat untuk merebut tiga kapal Ukraina akhir pekan lalu. Menurut Putin, Ukraina telah melakukan provokasi di sekitar Selat Kerch, Semenanjung Krimea.

Putin mengatakan bahwa kapal Ukraina telah memasuki perairan teritorial Rusia dan menolak untuk menanggapi permintaan untuk berhenti saat dikejar kapal patroli Rusia.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id