Para demonstran melekukan aksi pembakaran di Paris. (Foto: AFP)
Para demonstran melekukan aksi pembakaran di Paris. (Foto: AFP)

Demo Rompi Kuning di Prancis Masuki Pekan Kelima

Internasional unjuk rasa prancis
Sonya Michaella • 16 Desember 2018 10:18
Paris: Sekitar 16 ribu demonstran Rompi Kuning kembali berdemo di Prancis, Sabtu 15 Desember kemarin. Demo ini telah memasuki pekan kelima untuk memprotes kebijakan pemerintahan Presiden Emmanuel Macron.
 
Demo ini dimulai pada pertengahan November yang awalnya memprotes kenaikan pajak bahan bakar. Namun, aksi tersebut dengan cepat meluas menjadi kritikan terhadap kebijakan ekonomi Macron.
 
Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner mengatakan, sekitar 69 ribu polisi telah disiagakan, terutama di kota-kota yang rawan seperti Toulouse, Bordeaux dan Saint-Etienne.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari AFP, Minggu 16 Desember 2018, pejabat kepolisian Paris juga menyebut sebanyak 85 orang telah ditangkap sekitar tengah hari waktu setempat.
 
Baca:Redam Rompi Kuning, Macron Naikkan UMR Prancis
 
Di Paris sendiri, polisi telah siaga untuk menahan kemungkinan ledakan aksi. Namun, beberapa toko besar tetap buka untuk menyambut pembeli menjelang Natal.
 
Sementara itu, gas air mata sempat ditembakkan ke kelompok kecil dari demonstran yang sempat bentrok di dekat Champs-Elysees.
 
Macron mengumumkan serangkaian langkah-langkah keuangan untuk meredam protes 'rompi kuning' di negaranya. Salah satu langkah yang diumumkan adalah menaikkan upah minimum pekerja.
 
Ia mengatakan protes kebanyakan dilakukan oleh mereka yang berpenghasilan rendah di kota kecil atau pedesaan di Prancis. Di antara langkah-langkah yang diumumkan Macron adalah menambahkan 100 euro atau sekitar Rp1,7 juta per bulan untuk upah minimum di Prancis mulai tahun depan.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif