Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar/Istimewa
Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar/Istimewa

Indonesia Beberkan Strategi Hadapi Perubahan Iklim di COP26

Internasional kemenlu perubahan iklim COP26 KTT Perubahan Iklim PBB 2021
Marcheilla Ariesta • 20 Oktober 2021 22:20
Jakarta: Indonesia menyampaikan dokumen Strategi Jangka Panjang untuk Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim 2050 dalam KTT Perubahan Iklim (COP26) di Glasgow, Inggris. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar dalam jumpa pers virtual, Rabu, 20 Oktober 2021.
 
"Dokumen ini menyampaikan bahwa target dari sektor kehutanan dan tata lahan pada tahun 2030 nanti akan menjadi penyerap karbon secara netto (net carbon sink)," kata Mahendra, Rabu, 20 Oktober 2021.
 
Baca: Jelang COP26, Deklarasi Darurat Iklim Disuarakan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan dalam pertemuan COP26, bahwa hal ini bisa dilakukan. Sektor kehutanan Indonesia menyumbang penyerapan 6 persen emisi gas rumah kaca.
 
"Indonesia akan menjadi penyerap penting dari gas rumah kaca yang tentunya akan menjadi solusi penting sekali bagi global dalam pengurangan karbon," kata Mahendra.
 
Dia mengatakan hal ini bisa terjadi karena tingkat deforestasi di Indonesia terus menurun ke tingkat rendah sepanjang 20 tahun terakhir. Mahendra mengatakan kebakaran hutan di Indonesia juga menurun hingga 28 persen dibanding sebelumnya.
 
Indonesia, kata Mahendra, sangat optimistis terkait pembangunan berkelanjutan dan menghadapi perubahan iklim. Saat ini, Indonesia dinilai berada di posisi yang baik untuk melaksanakan komitmen mengurangi emisi karbon atau gas rumah kaca sebesar 29 persen pada 2030. Bahkan, jika didukung oleh internasional, pengurangan bisa mencapai 41 persen.
 
"Kami menggunakan perbandingan, bahwa 41 persen komitmen Indonesia itu adalah pengurangan 1,1 giga ton atau 1.000 juta CO2 atau gas rumah kaca yang kita capai," kata Mahendra.
 
Target Indonesia itu disebut menunjukkan komitmen penuh RI dalam menghadapi perubahan iklim. 

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif