Kepolisian Scotland Yard memeriksa dugaan penembakan di sebuah masjid di London, Inggris. (Foto: BBC).
Kepolisian Scotland Yard memeriksa dugaan penembakan di sebuah masjid di London, Inggris. (Foto: BBC).

Tembakan Terdengar di Masjid London

Internasional penembakan inggris
Arpan Rahman • 10 Mei 2019 16:08
London: Sebuah senjata api ditembakkan di luar sebuah masjid di London timur, Inggris. Polisi dipanggil atas laporan bahwa seorang pria bertopeng dengan senjata api memasuki Masjid Seven Kings di Ilford pada pukul 22:45 waktu setempat, Kamis 9 Mei malam.
 
Para jemaah membawanya keluar dari gedung dan suara tembakan -- diduga berasal dari ‘pistol kosong’ -- kemudian terdengar.
 
Tidak ada cedera atau kerusakan yang disebabkannya, aparat Polisi Metro London mengatakan, dan tidak percaya itu terkait terorisme.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Scotland Yard mengatakan pihaknya meyakini itu berasal dari insiden sebelumnya di sebuah jalan dekat masjid di luar High Road.
 
Bertingkah mencurigakan
 
Jemaah Ibraheem Hussain, 19, menceritakan tentang mendengar suara tembakan sekitar setengah jam setelah ibadah dimulai.
 
"Kami berada di lantai atas di ruang masjid dan sekitar 30 menit setelah salat malam, suara keras keluar," katanya.
 
"Kedengarannya seperti kembang api atau mungkin sesuatu yang berat telah dijatuhkan, tidak ada yang benar-benar memikirkannya," imbuhnya, dinukil dari laman BBC, Jumat 10 Mei 2019.
 
"Tetapi kemudian seseorang mengatakan itu adalah suara tembakan dan bahwa seseorang telah datang ke masjid dan dia memiliki senjata api," serunya.
 
"Para manajer telah melihatnya. Dia bertopeng dan bertingkah mencurigakan," ujarnya.
 
"Pada tahap awal ini, bukti balistik diambil dari tempat kejadian menunjukkan bahwa senjata itu adalah pistol kosong," kata aparat polisi Metro London.
 
"Petugas akan terus bekerja erat dengan perwakilan dari masjid dan memberikan jaminan kepada masyarakat setempat," bubuhnya.
 
Belum ada penangkapan atas insiden ini. Sementara dalam sebuah pernyataan yang dibagikan oleh juru bicara Dewan Muslim di Twitter, imam masjid Mufti Suhail mengatakan motif tersangka belum dipastikan.
 
Dia meminta orang "menghindari berspekulasi dan menyebarkan informasi yang tidak dikonfirmasi".
 
Wali Kota London Sadiq Khan mengatakan dia "lega tidak ada yang terluka dalam insiden itu".
 
Ada kekhawatiran keamanan yang meningkat di tempat-tempat ibadah di seluruh dunia setelah serangan baru-baru ini. Penembakan massal di sebuah masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Maret, menewaskan 50 orang.
 
Pada April, gereja-gereja di Sri Lanka menjadi sasaran pada Minggu Paskah dalam serangan teror yang menewaskan sedikitnya 253 orang. Sepekan kemudian, seorang wanita terbunuh ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah sinagog di California.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif