Ribuan Warga Dublin Protes Tingginya Harga Rumah
Ribuan warga Dublin memprotes tingginya harga rumah, 1 Desember 2018. (Foto: ANF News/Cormac Fitzgerald)
Dublin: Ribuan orang turun ke jalanan Dublin, Sabtu 1 Desember 2018, untuk menyuarakan kemarahan atas krisis perumahan di Republik Irlandia. Mereka menilai pemerintah telah gagal mengatasi krisis ini.

Koalisi Perumahan dan Tunawisma Nasional (NHHC), yang terdiri dari beberapa serikat dagang, politik dan aktivis berada di balik unjuk rasa ini. Aksi digelar bertepatan dengan peringatan meninggalnya seorang tunawisma bernama Jonathan Corrie empat tahun lalu.

"Kami ingin terus menekan pemerintah untuk menyediakan rumah dengan harga terjangkau dan menghentikan penggusuran yang semakin memperburuk krisis perumahan saat ini," ucap Richard Boyd Barret dari organisasi People before Profit, seperti dilansir dari kantor berita ANF News.


Menurut data NHHC, jumlah tunawisma di Irlandia mencapai 9.724 orang, dengan hampir 4.000 dari mereka adalah anak-anak.

Juru bicara Sinn Fein Housing, Eoin O Broin TD, mengatakan bahwa jumlah laporan tersebut hanya gambaran kasar dari angka sesungguhnya. "Jumlah orang yang tidur di penampungan darurat atau jalanan jauh lebih tinggi," ujar dia.

Arus lalu lintas sempat terganggu saat pengunjuk rasa bergerak di O'Connell Street dan berbelok menuju Parliament Street, sebelum akhirnya berhenti di Dame Street.

Demonstran meminta pemerintah mengambil sejumlah langkah, termasuk deklarasi status darurat perumahan, hak konstitusi warga untuk mendapatkan rumah, mengakhiri penggusuran dan juga skema rumah murah.

Menteri Perumahan Irlandia Eoghan Murphy mengakui krisis perumahan memang sedang terjadi. "Masih banyak keluarga dan anak-anak yang menderita di tengah krisis ini," ungkap dia.

Meski 70 keluarga di Dublin dinyatakan telah berhasil keluar dari kategori tunawisma, Murphy mengatakan "pemerintah masih menghadapi tantangan serius dan perlu berbuat lebih banyak."



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id