Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Federica Mogherini. (Foto: AFP)
Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Federica Mogherini. (Foto: AFP)

Uni Eropa Kritik Pemilu Ulang di Istanbul

Internasional turki uni eropa
Willy Haryono • 08 Mei 2019 10:57
Brussels: Uni Eropa dan sejumlah negara anggotanya mengkritik tajam keputusan otoritas Turki dalam mengulang pemilihan umum kepala daerah di Istanbul. Komisi Pemilihan Tinggi Turki (YSK) memerintahkan pemilu di Istanbul diulang karena alasan teknis.
 
YSK menyebut bahwa beberapa dari mereka yang bertugas di dewan pemilihan di Istanbul bukan pegawai negeri. Kubu oposisi Turki, yang memenangkan pemilu di Istanbul menilai keputusan YSK sebagai serangan terhadap demokrasi.
 
Seorang juru bicara UE meminta YSK untuk segera menjelaskan secara mendetail mengenai keputusan mengulang pemilu di Istanbul. Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Mass menilai pemilu ulang di Istanbul benar-benar "tidak dapat dimengerti."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Memastikan proses pemilu yang bebas, adil dan transparan adalah esensial bagi demokrasi di negara manapun," tegas Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Federica Mogherini, dikutip dari laman BBC, Selasa 7 Mei 2019.
 
Pemerintah Prancis di bawah Presiden Emmanuel Macron juga mengkritik langkah Turki, negara yang selama ini berusaha keras masuk dalam keanggotaan UE. "Pemerintah Turki harus menghormati prinsip-prinsip demokrasi, pluralisme, keadilan dan transparansi," sebut pernyataan resmi pemerintah Prancis.
 
Guy Verhofstadt, salah satu anggota Parlemen Eropa (MEP), menilai keputusan mengulang pemilu di Istanbul adalah indikasi bahwa Turki sedang "bergerak menuju kediktatoran."
 
Partai berkuasa Turki, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) milik Presiden Recep Tayyip Erdogan, kalah tipis dari kubu oposisi dalam pemilu di Istanbul bulan lalu. Namun Erdogan menolak menerima kekalahan tersebut.
 
AKP mengklaim ada beberapa kejanggalan dalam pemungutan suara di Istanbul. Keputusan menggelar pemilu ulang di Istanbul pada 23 Juni memicu aksi protes di seantero kota tersebut pada Senin kemarin.
 
Ratusan orang berkumpul di beberapa distrik Istanbul dan meneriakkan slogan anti-pemerintah.
 
Baca:Erdogan Sambut Baik Pemilu Ulang di Istanbul
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif