Menlu Inggris Jeremy Hunt. (Foto: AFP)
Menlu Inggris Jeremy Hunt. (Foto: AFP)

Inggris akan Bebaskan Tanker Iran dengan Satu Syarat

Internasional inggris iran
Arpan Rahman • 14 Juli 2019 16:02
London: Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt mengatakan tanker Iran yang disita di Gibraltar bisa saja dilepaskan, namun dengan satu syarat: minyak di kapal tersebut tidak akan dibawa ke Suriah.
 
Dalam informasi via Twitter, dilansir dari UPI, Sabtu 13 Juli 2019, Hunt mengaku telah berbicara dengan Menlu Iran Javad Zarif mengenai tanker Grace 1, yang disita Angkatan Laut Kerajaan Inggris di Gibraltar pada 4 Juli. Kapal disita atas dugaan adanya pelanggaran terhadap sanksi ekonomi Uni Eropa.
 
Hunt telah menekankan kepada Zarif bahwa kekhawatiran Inggris mengenai Grace 1 hanya mengenai "negara tujuan," bukan asal muasal minyak yang dibawanya. Dia mengatakan tanker itu dapat dilepaskan "jika (Inggris) mendapat jaminan yang cukup bahwa (minyaknya) tidak akan dikirim ke Suriah."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Merespons Hunt, Zarif disebut meyakinkan Inggris bahwa "Iran ingin menyelesaikan masalah ini dan tidak mau meningkatkan ketegangan."
 
Iran sempat geram saat Inggris menyita Grace 1. Anggota dewan Teheran, Mohsen Rezaei, sempat mengutarakan pendapatnya bahwa aksi balasan harus dilakukan dengan cara menyita tanker Inggris yang berlayar di Teluk Arab.
 
Rabu 10 Juli, HMS Montrose dari AL Inggris dikabarkan berusaha melindungi sebuah tanker milik perusahaan British Petroleum (BP) yang dicegat tiga kapal asal Iran di Selat Hormuz. Teheran melalui Garda Revolusioner Iran membantah berusaha mencegat atau menyita tanker tersebut.
 
Sementara itu dalam rangka mengantisipasi situasi di Teluk Arab, Inggris telah mengirim kapal penghancur HMS Duncan.
 
Jumat kemarin, Kepolisian Gibraltar membebaskan empat kru Grace 1. Keempat kru dibebaskan dengan uang jaminan dan tanpa tuntutan apapun.
 
Menurut kepolisian Gibraltar, keempatnya dibebaskan dengan syarat, namun tidak mengelaborasi lebih jauh mengenai hal tersebut. Namun Gibraltar mengatakan investigasi mengenai Grace 1 ini terus berlanjut.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif