Dua Warga Kritis Terpapar Racun Saraf di Inggris
Rumah sakit Salisbury, tempat dua warga dirawat. (Foto: AFP).
London: Kasus serangan racun terhadap mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal masih terus bergulir. Polisi yang memimpin penyidikan menyebutkan dua warga Inggris yang tinggal dekat lokasi penyerangan masih dalam keadaan kritis.

Dilansir dari CNBC News, Kamis 5 Juli 2018, melaporkan dua orang ditemukan tak sadar dalam sebuah rumah di area sepi Amesbury. 

Polisi kontra-terorisme memimpin penyidikan atas serangan racun terhadap Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, menyatakan turut membantu polisi lokal dalam insiden terbaru yang telah dideklarasikan sebagai insiden besar oleh dinas darurat.


Sementara itu, para ilmuwan di laboratorium pertahanan Inggris masih melakukan serangkaian penelitian mencari hubungan antara kedua insiden tersebut.

Seorang warga bernama Sam Hobson, 29, mengatakan dirinya merupakan teman korban. Dia mengidentifikasi dua korban tersebut adalah Charlie Rowley dan Dawn Sturgess.

Menurut Hobson, Sturgey yang lebih dulu terpapar. "Dia berkeringat sangat banyak, bercucuran, tidak bisa diajak bicara. Dia mengeluarkan suara aneh dan tubuhnya bergoyang ke depan dan belakang," katanya.

Amesbury sendiri sebenarnya terletak 12 kilometer dari Salisbury, tempat Skripal dan putrinya, Yulia, diserang.

Menurut Perdana Menteri Theresa May, kasus Skripal harus ditindak sangat serius. Sementara menurut polisi, kedua pasien dirawat di Rumah Sakit Distrik Salisbury.

"Mereka berdua dalam keadaan kritis," tukas polisi.

Akibat serangan zat pada Skripal, hubungan Inggris dan Rusia makin memanas. Inggris terus menuding Rusia bahkan Presiden Vladimir Putin sebagai dalang dari serangan tersebut.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id